Share

Isu Data Bocor, DJP Pastikan Data Wajib Pajak Aman

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Jum'at 04 Maret 2022 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 04 320 2556190 isu-data-bocor-djp-pastikan-data-wajib-pajak-aman-hXyWtuPtUr.jpg DJP Pastikan Data Wajib Pajak Aman (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memastikan data DJP termasuk data wajib pajak dalam kondisi aman dan dapat diakses sebagaimana biasanya.

Kepastian itu disampaikan untuk menanggapi sebuah utas dari akun Darktracer yang isinya antara lain mengatakan sebanyak lebih dari 49 ribu credential user bocor yang dipakai untuk masuk ke dalam situs web pemerintahan.

Baca Juga: Batas Lebih Bayar Restitusi PPN bagi Pengusaha Naik Jadi Rp5 Miliar

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat pada Direktorat Jenderal Pajak, Neilmaldrin Noor, mengatakan saat ini kebocoran data (leak) diduga berasal dari perangkat pengguna (user) yang terinfeksi malware.

“Berdasarkan investigasi kami, situs web milik DJP dipastikan aman dan dapat diakses sebagaimana biasanya. Kebocoran data justru diduga berasal dari perangkat user yang terinfeksi malware kemudian digunakan untuk masuk ke dalam situs pemerintahan,” kata Neilmaldrin dalam keterangannya, Kamis (3/3/2022).

Oleh karena yang mengalami kebocoran adalah dari sisi pengguna, Neilmaldrin menyarankan agar pengguna situs web pajak.go.id dan wajib pajak secara luas segera mengganti kata sandi (password) dengan kata sandi yang lebih kuat dan aman agar tidak mudah diretas. Selain itu, wajib pajak perlu juga memasang antivirus terbaru di perangkat masing-masing dalam upaya menghindari infeksi malware.

“Demi keamanan kita bersama, kami mengimbau pengguna dan seluruh wajib pajak untuk segera mengganti password untuk login di situs web pajak.go.id dengan password yang lebih kuat dan kemudian menggantinya secara berkala. Selain itu, pastikan juga antivirus yang terpasang sudah paling mutakhir,” kata Neilmaldrin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini