JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memprediksi tahun 2022 akan lebih menantang dibandingkan 2021 karena mulainya pemulihan terhadap ekonomi baru.
"Tahun 2021, walaupun kita masih di tengah Covid-19, kita melewatinya dengan baik. Sebagian besar kegiatan ekonomi menurun, tapi semua harga bisa kita lalui dengan stabil. Inflasi berjalan dengan baik. NTP Petani juga naik baik. Ini merupakan hasil yang baik," ujar Lutfi pada rapat kerja Kemendag yang ditayangkan virtual, Kamis (10/3/2022).
Lutfi menjelaskan kalau 2022 akan menjadi kebalikannya dari 2021.
BACA JUGA:Bertemu dengan Menteri Perdagangan Internasional Inggris, Anies Bahas Kerjasama Transportasi
Hal itu karena index harga makanan Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) naik sejak Februari 2022.
"Index sudah naik 140,7 poin atau naik 20,7 persen dibandingkan tahun lalu. Dan ini angka tertinggi sejak 2011, di mana saat itu terjadi juga supercycle ekonomi seperti baru ini, namun kenaikannya hanya 137,6 poin," jelasnya.
Dia juga mencatat indikator yang mengalami kenaikan, seperti harga minyak nabati yang naik 201,7 poin atau naik hampir 27 persen awal tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya.
Lalu, adapun persoalan gangguan cuaca, yang mengakibatkan gangguan rantai pasok.
Dilanjut dengan yang terbaru ini adalah konflik antara Rusia-Ukraina yang masih berpotensi sebagai masalah yang besar pada masa mendatang.
"Ini bagian dari tantangan kita di 2022," tegasnya.
Lutfi mengungkap adanya masalah yang bisa lebih kompleks setelah perang Rusia-Ukraina dan pandemi Covid-19 yang belum usai.
BACA JUGA:Jadi Korban Perdagangan Manusia, 4 Gadis Sukabumi Dijual Muncikari ke Papua
Sementera, invasi Rusia ke Ukraina telah memicu sanksi ekonomi.
Invasi yang memunculkan sanksi dari Amerika Serikat dan Eropa tersebut dinilai dapat mengakhiri globalisasi perdagangan.
"Ekonomi pertumbuhannya sudah turun. Ekspor AS sudah turun minus 3 persen, bahkan Eropa sudah dua angka turunnya, yang menyebabkan ini menjadi mata rantai yang langsung bersentuhan dengan Indonesia," ungkapnya.
Kini, Indonesia tengah berupaya untuk menyelesaikan persoalan tersebut terutama soal perdagangan yang terkana imbas kondisi global.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.