Share

Wamenparekraf: WCCE 2022 Dukung Industri Kreatif

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Senin 14 Maret 2022 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 14 320 2561554 wamenparekraf-wcce-2022-dukung-industri-kreatif-8Z0gPc1guz.png Wamenparekraf Soal WCCE 2022. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA- Indonesia menjadi tuan rumah Presidensi G20, namun juga menjadi tuan rumah World Conference on Creative Economy (WCCE) atau Konferensi Internasional Ekonomi Kreatif di Bali pada Oktober 2022 mendatang.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo memaparkan, pada ajang WCCE 2022 di Bali nanti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI membawa misi pemulihan global lewat sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga: Wamenparekraf Sebut Ekonomi Kreatif Punya Peran Penting dalam Pemulihan Ekonomi

Misi tersebut terangkum dalam sub-tema yang akan dikaji bersama dengan para pemangku kepentingan, Adapun sub-tema tersebut di antaranya; The Future of Creative Economy, IP and Rights of the Creatives, Creative Economy for Global Revival, serta Inclusivity and SDGs Agenda.

"Dalam waktu dekat ini, kami juga akan menjadi tuan rumah konferensi dunia tentang ekonomi kreatif di Bali pada Oktober 2022," ujar Angela dalam acara CONNECTI:CITY 2022 secara virtual, Senin (14/3/2022).

"WCCE 2022 diharapkan mendapatkan resolusi dalam mendukung pengembangan industri ekonomi kreatif sebagai pilar ekonomi," lanjut Angela yang juga Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital & Kreatif.

 Baca Juga: Luhut Uji Coba Tanpa Karantina di Bali, Simak Syaratnya

Dia menjelaskan, pada sub tema The Future of Creative Economy, kita akan mencoba melihat dunia dalam 10, 20, bahkan 50 tahun ke depan dan mendapatkan gambaran bagaimana kreativitas dapat mengubah arah dunia.

Kemudian, I and Rights of the Creatives. Pada sub tema ini merangkul moda baru pelestarian digital, dan melihat lebih jauh ke dalam melindungi pencipta digital yang lebih baik melalui mekanisme konvensional dan modern safety-net.

Berikutnya, Creative Economy for Global Revival, sub-tema ini akan melihat bagaimana proses pengambilan keputusan yang tepat untuk menghasilkan kebijakan dan inisiatif kreatif.

Terakhir, Inclusivity and SDGs Agenda. Pada sub tema ini, Angela menjelaskan para pemangku kepentingan akan meninjau kembali prinsip-prinsip yang 'secara inklusi kreatif' dengan menghubungkan fenomena global saat ini.

Menurut dia, dengan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan, dia percaya semua pihak akan mempercepat perubahan yang diperlukan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

"Saya senang bahwa hari ini kita akan memiliki kesempatan untuk membahas cara-cara untuk memulihkan diri bersama-sama. Mari bersama-sama mendukung dan berhasil menerapkan WCCE 2022, yang merupakan bagian dari agenda besar G20," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini