Share

Ini Nasib Aset Negara di Jakarta Usai IKN Pindah ke Kaltim, Jatuh ke Tangan Siapa?

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 19 Maret 2022 05:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 18 320 2564092 ini-nasib-aset-negara-di-jakarta-usai-ikn-pindah-ke-kaltim-jatuh-ke-tangan-siapa-7n5TL9HOWo.png Ini nasib aset negara di Jakarta jika IKN pindah ke Kalimantan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nasib aset negara di Jakarta setelah Ibu Kota Negara (IKN) pindah ke Kalimantan akan diapakan?

Diketahui, Aset negara yang berada di Jakarta akan dioptimalisasi setelah IKN pindah ke Kalimantan.

Hal itu disampaikan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (DJKN Kemenkeu) Purnama Sianturi menjelaskan, pascapemindahan IKN, gedung Kementerian/Lembaga (K/L) menyebut akan dikelola atau bisa disewakan kepada investor dan pihak swasta.

Alasannya, Barang Milik Negara (BMN) yang ditinggalkan di Jakarta diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada penerimaan negara.

 BACA JUGA:ADB Siap Kucurkan Bantuan Bangun Proyek IKN

Namun, Purnama belum bisa menyebutkan berapa banyak gedung maupun aset yang akan dimanfaatkan.

Itu karena belum terdapat kepastian jadwal rencana perpindahan K/L selaku pengguna, serta barang apa saja yang akan ditinggalkan.

"Secara jumlah belum bisa kami tentukan, tetapi prinsip adalah bahwa aset-aset yang tinggal di Jakarta akan dilakukan optimalisasi," jelasnya.

Sebagai informasi, pemindahan K/L akan dilakukan secara bertahap dalam lima klaster yaitu klaster pertama di antaranya Presiden dan Wakil Presiden, Lembaga tinggi negara (MPR, DPR, DPD, MA, MK, KY, BPK), Kementerian Koordinator, dan Kementerian triumvirat.

Sedangkan klaster kedua yaitu kementerian yang mendukung pengembangan wilayah IKN dan kementerian yang mendukung penyelenggaraan pelayanan dasar, pembangunan manusia, dan kebudayaan.

Untuk klaster ketiga adalah kementerian yang mendukung pengembangan ekonomi dan investasi.

Kemudian, klaster keempat yakni pemindahan lembaga pemerintah non-kementerian.

Terakhir, klaster kelima adalah lembaga non-struktural, sedangkan terdapat pula kelembagaan yang tidak dipindahkan karena mempertimbangkan peran, tugas, dan fungsi yang penyelenggaraannya akan lebih optimal jika tidak dipindahkan.

Baca Selengkapnya: IKN Pindah, Aset Negara di Jakarta Bakal Disewakan?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini