Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tangani Karhutla Kalimantan, Tabur Garam 4 Ton di IKN demi Turunkan Hujan

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2026 |17:12 WIB
 Tangani Karhutla Kalimantan, Tabur Garam 4 Ton di IKN demi Turunkan Hujan
Tangani Karhutla Kalimantan, Tabur Garam 4 Ton di IKN demi Turunkan Hujan (Foto: OIKN)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Timur (Kaltim) dengan menyemai sekitar 4 ton natrium klorida (NaCl) atau garam sejak Jumat (21/8) hingga Senin (24/8) untuk menurunkan hujan, dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Operasi modifikasi cuaca tersebut dilakukan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), BPBD, serta sejumlah instansi terkait.

Penyemaian garam tesebut terbagi dalam lima sortie penerbangan menggunakan pesawat Casa 212 A-2105 yang beroperasi dari Markas Operasi Lanud Dhomber, Balikpapan. Setiap sortie penerbangan membawa sekitar 800 kilogram NaCl untuk disemai ke awan yang dinilai memiliki potensi menghasilkan hujan.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, OMC dilakukan salah satunya untuk menjaga ketersediaan air permukaan di wilayah IKN dan sekitarnya.

"Saat ini kita mengalami musim kering, dampak dari terjadinya El Nino. Bukan hanya di Kaltim, tetapi di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Dampak El Nino itu di antaranya kekeringan," ujar Danis dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (24/8/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut membuat pemerintah perlu mengantisipasi penurunan ketersediaan air dengan melakukan modifikasi cuaca. 

"Makanya kita mencoba melakukan modifikasi cuaca untuk menambah volume air permukaan yang ada di wilayah IKN dan sekitarnya," katanya.

Di sisi lain, kondisi musim kering juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur. 

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement