“Semoga upaya ini menjadi jembatan untuk meningkatkan ekspor dan kesejahteraan para petani pisang,” paparnya.
“Program ini bisa berhasil berkat dukungan mitra usaha tani. Kehadiran mitra terbukti meningkatkan penghasilan petani. Sebagai contoh, tadi disebut oleh Pak Sekretaris Menteri, di Kabupaten Tanggamus program ini telah meningkatkan pendapatan petani pisang hingga 4,1 juta per hektar per program,” katanya.
BACA JUGA:Wapres Maruf Resmikan Monumen Pengabdian Dokter Indonesia
Dia menjelaskan, pola kemitraan di sektor pertanian sangat penting untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga menggerakkan sumber daya pedesaan untuk menghasilkan produk yang berdaya saing.
“Bagi petani, kemitraan dapat mengatasi masalah pembiayaan usaha pertanian, memperbaiki kualitas produk, dan meningkatkan akses pasar bagi produk yang dihasilkannya. Sementara itu, perusahaan juga akan memperoleh persediaan bahan baku yang berkualitas,” bebernya.
(Zuhirna Wulan Dilla)