Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada! Calo Tiket Bus Mudik Lebaran 2022 Mulai Berkeliaran, Apa Langkah Kemenhub?

Azhfar Muhammad , Jurnalis-Rabu, 30 Maret 2022 |15:14 WIB
Waspada! Calo Tiket Bus Mudik Lebaran 2022 Mulai Berkeliaran, Apa Langkah Kemenhub?
Ilustrasi mudik. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi akan meningkatkan pengawasan untuk mencegah adanya calo tiket bus pariwisata jelang mudik Lebaran 2022.

Budi mengatakan, fenomena calo atau pun penyelenggara kegiatan yang secara ilegal menawarkan jasa perjalanan mudik menggunakan bus pariwisata harus diantisipasi.

“Dengan merebaknya penawaran tiket mudik menggunakan bus pariwisata oleh calo adalah hal yang ilegal dan tidak resmi. Hal ini dikhawatirkan dapat menjadi penipuan mengenai tarif yang ditawarkan maupun risiko yang sulit untuk diawasi faktor keselamatannya,” kata Budi, Rabu (30/3/2022).

 BACA JUGA:Mudik Lebaran 2022, Segini Tarif Tol Trans Sumatera

Budi menyebut akan meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan angkutan pariwisata ilegal yang tidak berizin.

“Oknum yang menawarkan tiket mudik dengan bus pariwisata ini patut diwaspadai karena belakangan sudah banyak mulai gencar menawarkan jasa untuk mengantarkan mudik. Sayangnya mereka bukan dari PO resmi dan beroperasi tanpa izin resmi, tidak terdaftar. Dikhawatirkan kalau kendaraannya sudah lama tidak diuji kir, maka faktor keselamatan jadi taruhannya,” paparnya.

Sementara, bagi pengusaha bus pariwisata yang berizin diharapkan untuk melakukan pengecekan rem terhadap armada yang dimilikinya.

“Saat melakukan rampcheck dimohon agar berkoordinasi dengan BPTD dan Dishub setempat, terutama karena ada kemungkinan terdapat armada bus pariwisata yang lama tidak dioperasikan selama masa pandemi,” jelasnya.

“Kami minta masyarakat untuk sama-sama menggunakan sekaligus mendukung operasional transportasi khususnya PO bus yang resmi.,” tambahnya.

 BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran, Satgas Covid-19 Dorong Peningkatan Cakupan Vaksinasi Booster

Sebelumnya, selama beberapa tahun terakhir bus pariwisata sering mengalami kecelakaan dan cukup fatal.

Sehingga, dia mengimbau agar kejadian itu tak terulang lagi dengan adanya pengawasan.

“Kita perlu mengantisipasi kejadian ini karena di media sosial sudah mulai banyak agen-agen yang tidak bertanggungjawab menawarkan jasa mudik dengan bus pariwisata yang kondisi busnya tidak jelas serta trayeknya tidak memiliki izin,” tandasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement