Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wow! Industri Tembakau Sumbang Rp188 Triliun ke Negara

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Selasa, 05 April 2022 |10:40 WIB
Wow! Industri Tembakau Sumbang Rp188 Triliun ke Negara
Ilustrasi tembakau. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Menurutnya, IHT merupakan satu ekosistem industri yang memiliki ketergantungan antar lininya.

Kebijakan yang merugikan komoditas tembakau, lanjut dia, akan menghambat ruang gerak seluruh lini pada ekosistem IHT.

Misalnya kebijakan terkait cukai hasil tembakau (CHT) yang disebut Budidoyo akan sangat mempengaruhi kondisi petani tembakau.

 BACA JUGA:Tekan Risiko Kesehatan hingga 95%, Tembakau Alternatif Masih Sering Jadi Misinformasi

Lalu, kenaikan CHT akan mendorong para pabrikan rokok mengurangi produksi sehingga serapan panen tembakau petani juga akan berkurang.

“Sumbangan dari tembakau besar, namun perhatiannya kurang. Kami tetap diminta memiliki kontribusi besar, namun ruang gerak kami dibatasi. IHT merupakan satu kesatuan mata rantai. Jadi, ketika ada kebijakan baik di hulu maupun di hilir, maka ini akan berimbas ke seluruh ekosistem industri," ungkapnya.

Budidoyo mencatat kontribusi yang besar tidak seimbang dengan perlakuan terhadap IHT.

Dia pun mendukung mendukung penuh ketika Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Dirjen Perkebunan ingin membangkitkan kedahsyatan tembakau.

Dalam kesempatan serupa, Direktur Semusim dan Rempah Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Ardi Praptono menjelaskan, petani tembakau memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap IHT karena 95 persen hasil panen tembakau diserap IHT.

Karena itu, diperlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam melestarikan komoditas tembakau.

“Kami akan mulai membangun dan mengembangkan komoditas tembakau. Peran komoditas tembakau perlu dipertahankan dengan dukungan dan kebijakan guna meningkatkan produksi dan mutu tembakau sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani dan juga negara,” jelasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement