Share

Konsep Marketing Berbisnis Nabi Muhammad SAW, Tak Hanya Fokus pada Keuntungan

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Kamis 07 April 2022 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 06 455 2574434 konsep-marketing-berbisnis-nabi-muhammad-saw-tak-hanya-fokus-pada-keuntungan-4GDTHz9zNH.jpg Ilustrasi Nabi Muhammad SAW (Foto: Freepik)

JAKARTA - Konsep marketing dalam berbisnis yang diterapkan Nabi Muhammad SAW hingga menjadi pengusaha yang sukses.

Nabi Muhammad SAW bukan seorang pengusaha yang profit oriented, tetapi lebih mementingkan pengikatan hubungan jangka panjang dengan para pelanggannya.

Dengan hubungan yang didasari saling menghormati dan percaya, Nabi justru menghasilkan profit lebih baik dibanding para pengusaha lain pada waktu itu.

Dengan formula sederhananya, beliau telah menyentuh jiwa setiap orang yang berinteraksi dengannya. Di luar kapasitas Nabi Muhammad, jejak langkahnya yang menekankan bermurah hati adalah sebuah konsep sederhana dengan efek yang luar biasa.

Marketing ala Nabi Muhammad dapat membentuk suatu hubungan jangka panjang antara perusahaan dan konsumen, saling mempercayai dan menguntungkan. Pengusaha bukan lagi sekadar membentuk konsumen yang loyal, tapi juga menerima kepercayaan konsumen.

Demikian dilansir dari buku Strategi Andal dan Jitu Praktik Bisnis Nabi Muhammad karya Thorik Gunara dan Utus Hardiono Sudibyo, Kamis (7/6/2022),

Selama kegiatan berdagangnya di abad ke-7 masehi, Nabi Muhammad SAW tidak pernah menawarkan semua jenis produk dan menjanjikan semua solusi untuk semua orang, walaupun dia memiliki kepercayaan pelanggan.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda “Kamu lebih mengetahui duniamu daripada aku.” Murah hati yang membentuk marketing ala Nabi menjaga siapa pun dari sikap pembodohan dan pemanfaatan konsumen.

Murah hati adalah pusat dari soul marketing, sebuah konsep marketing yang dilakukan Nabi Muhammad. Dengan didasari sikap murah hati dan elemen kejujuran, keikhlasan, profesionalisme, dan silaturahmi yang berkesinambungan, akan membentuk sebuah pola pikir ideal dan paradigma baru bagi pengusaha.

Nabi bersabda, “Allah memberikan rahmat-Nya pada setiap orang yang bersikap baik ketika menjual, membeli, dan membuat suatu pernyataan”.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini