Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Curhat Pedagang: Syarat Dapat Minyak Goreng Curah Harus Beli Satu Peti Telur

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Kamis, 07 April 2022 |11:26 WIB
Curhat Pedagang: Syarat Dapat Minyak Goreng Curah Harus Beli Satu Peti Telur
Pedagang kesulitan mendapat minyak goreng curah (Foto: MPI)
A
A
A

BEKASI – Pasokan minyak goreng curah di pasaran masih sulit. Penyebabnya, pedagang kesulitan dengan syarat yang harus dipenuhi untuk membeli minyak goreng curah.

Seorang pedagang sembako di pasar Mangunjaya, Bekasi bernama Agam mengeluhkan minyak goreng curah susah didapat alias langka. Ironinya, saat barang murah di situlah kelangkaan mulai terasa.

"Minyak goreng curah lagi susah sekarang. Kemarin-kemarin minyak kemasan yang susah, sekarang yang curah. Bingung saya. Kalau pemerintah ngumumin murah, pasti langka," ungkapnya saat ditemui MNC Portal di lokasi, Kamis (7/4/2022).

Agam menuturkan, pihak sales yang biasa mengantarkan barang termasuk di dalamnya minyak goreng curah, sudah dua minggu tidak mengirimkan barang langka itu.

"Ini aja (minyak goreng curah) salesnya nggak datang sudah dua minggu. Biasanya mah rutin," ucapnya.

Bahkan kata dia untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, ia rela mencari di agen-agen. Namun, anehnya, untuk membeli minyak goreng curah 2 jerigen ada persyaratan, yakni harus membeli telur minimal satu peti.

"Karena sales nggak kirim barang, akhirnya saya beli di agen. Di agen pun stoknya nggak banyak. Malah ada syaratnya. Kalau mau beli 1 atau 2 jerigen harus beli minimal satu peti telur," beber Agam.

Lanjutnya, sementara dia tidak menjual telur. Karena ada persyaratan seperti itu, ia balik kanan alias tidak jadi membeli. Alhasil, hari ini ia hanya menjual minyak goreng curah yang tersisa.

"Ada persyaratan begitu saya nggak jadi beli. Orang saya nggak jualan telur. Yaudah hari ini saya jual yang sisa kemarin-kemarin saja. Nggak ada stok lagi di sini," imbuh pedagang tersebut.

Adapun harga minyak goreng curah yang Agam jual seharga Rp 23.000 per kilogram.

Saat MNC Portal berbincang dengan Agam, datang seorang pembeli yang merupakan pedagang gorengan. Ketika membeli di warung pak Agam, ia terkejut harganya Rp 23.000. Awalnya, ia ragu untuk membeli, tetapi karena butuh, mau tidak mau pedagang gorengan itu membeli satu kilogram.

"Beli minyak goreng curah dong. Sekilo berapa?" tanya pedagang gorengan ke pak Agam.

"Rp 23.000 sekarang," jawab Agam.

"Mahal amat. Bukannya Rp 14.000 yang pemerintah bilang itu?" saut pedagang gorengan sambil memasukkan uang belanjanya ke saku.

"Ya sudahlah biarin. Beli sekilo saja. Mau nggak mau," ucap pedagang gorengan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement