Share

Waspada Gas Elpiji 3 Kg Oplosan! Pertamina Diminta Segera Tuntaskan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Sabtu 09 April 2022 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 09 320 2576015 waspada-gas-elpiji-3-kg-oplosan-pertamina-diminta-segera-tuntaskan-tJNJu1UT1z.jpg Ilustrasi gas Elpiji. (Foto: Okezone)

MEDAN - Polda Sumatera Utara menyatakan kesiapan mereka mengusut tuntas dugaan praktik pengoplosan elpiji seperti yang diminta Ketua Komisi VII DPR-RI, Ramson Siagian, saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke Medan, Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis (7/4/2022).

Diketahui, Ketua Komisi VII DPR-RI, Ramson Siagian meminta agar Pertamina dan kepolisian berkoordinasi dalam mengungkap dalang dibalik praktik pengoplosan elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram yang ditemukan di sejumlah daerah di Sumut. Termasuk yang baru-baru ini ditemukan di Kota Pematangsiantar.

Hal itu disampaikan Ramson saat menggelar kunjungan kerja spesifik dalam rangka peninjauan distribusi BBM, gas dan listri jelang perayaan Idul Fitri 2022 di Kantor Pertamina MOR I Medan.

"Kita minta Pertamina merespon bekerja sama dengan pihak kepolisian," katanya.

 BACA JUGA:Dirut Pertamina: Sekali Nenteng Gas Elpiji 3 Kg Dapat Subsidi Rp33.750

Bukan hanya dengan polisi, Pertamina Patra Niaga juga dimintanya bekerja sama dengan institusi pemerintah terkait, seperti BPH Migas.

Kerja sama tersebut mutlak diperlukan agar penanganan kasus pengoplosan elpiji dapat diselesaikan dengan tuntas.

"Begitu pun dengan upaya-upaya pencegahan, kerja sama tersebut tetap harus dijalankan. Terlebih dengan cukup banyaknya kasus pengoplosan elpiji yang terjadi di Sumut," ucapnya.

Kemudian, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, saat ini tim yang mereka bentuk sudah berada di lapangan untuk melakukan penelusuran.

Pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi dengan Pertamina terkait pengawasan distribusi BBM dan Elpiji di wilayah Sumatera Utara. Setelah rapat koordinasi itu, tim pengawasan pun dibentuk dan kini masih bekerja.

"Tim kita sudah di lapangan. Baik untuk memantau kendala distribusi maupun adanya dugaan pelanggaran. Jadi tim masih bekerja," sebut di Hadi kepada MNC Portal Indonesia di kantornya, Jumat (8/4/2022).

Berdasarkan catatan, hampir setiap tahun mencuat kasus dugaan pengoplosan elpiji di provinsi Sumatera Utara. Bukan hanya di Kota Medan, praktik pengoplosan juga kerap terjadi di daerah lain di Sumut.

 BACA JUGA:Jeritan Pedagang Dengar Isu Harga Gas Elpiji 3 Kg Bakal Naik

Seperti kasus terkini yang sedang didalami Pertamina Patra Niaga, yakni dugaan adanya salah satu agen elpiji nonsubsidi di Kota Pematangsiantar yang diduga melakukan pengoplosan.

Section Head Communication dan Relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Agustiawan mengatakan, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan kepada PT HTJG, agen elpiji nonsubsidi yang berbasis di Kota Pematangsiantar.

"Pemeriksaan tersebut terkait dugaan tindakan pengoplosan dari elpiji subsidi 3 kg ke elpiji nonsubsidi 5,5 kg, 12 kg dan 50 kg oleh PT HTJG," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini