Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wapres Akui Perang Rusia-Ukraina Bikin Harga Barang Naik

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 12 April 2022 |20:37 WIB
Wapres Akui Perang Rusia-Ukraina Bikin Harga Barang Naik
Harga sembako naik disebabkan oleh perang Rusia-Ukraina (Foto: Setwapres)
A
A
A

JAKARTAHarga sembako atau kebutuhan pokok mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menegaskan kenaikan harga pangan dipengaruhi oleh situasi ekonomi global.

“Seperti sering dijelaskan pemerintah bahwa memang sekarang ini akibat daripada situasi ekonomi Global ini terjadi kenaikan di mana-mana. Adanya perubahan iklim, adanya perang Rusia-Ukraina itu mengakibatkan semua,” kata Wapres, Selasa (12/4/2022).

“Jadi Lebaran kali ini bukan semata-mata Lebaran yang biasanya ada kenaikan, tapi ada pengaruh daripada ekonomi Global,” tegasnya.

Wapres pun menegaskan bahwa pemerintah telah mengantisipasi kenaikan-kenaikan harga khususnya minyak goreng (migor) bisa terkendali. Bahkan, beberapa waktu lalu sempat terjadi kelangkaan.

“Nah, bagaimana pemerintah mengantisipasi ini? Ini salah satu yang juga terdampak termasuk minyak goreng karena jadi naik, karena pemerintah berusaha supaya Migor yang curah ini masih bisa terkendali,” kata Wapres.

Wapres mengatakan, pemerintah telah menyiapkan bantuan sosial (bansos) berupa BLT minyak goreng. Bantuan ini akan diberikan kepada masyarakat sebesar Rp100 ribu setiap bulannya. Bantuan diberikan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu April, Mei, dan Juni serta dibayarkan di muka sebesar Rp300 ribu.

Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah menginstruksikan agar BLT minyak goreng segera disalurkan dan diharapkan bisa selesai sebelum Lebaran 2022. “Nah salah satunya pemerintah juga memberikan bansos yaitu Migor kepada (masyarakat),” ungkap Wapres.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement