Share

Kunjungi Industri Pertanian, Mentan: Kita Gunakan Alsintan Karya Anak Bangsa

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Kamis 14 April 2022 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 14 320 2578899 kunjungi-industri-pertanian-mentan-kita-gunakan-alsintan-karya-anak-bangsa-I8nHlYh4jr.jpg Mentan Syahrul Yasin Limpo (Foto: Okezone/Kementan)

JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan kunjungan ke PT Sharprindo Dinamika Prima sebagai salah satu komitmen kepada industri alat mesin pertanian (alsintan) guna menggairahkan produksi sekaligus penggunaan alsintan karya anak bangsa.

Dia mendorong alat mesin pertanian (alsintan) buatan dalam negeri dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) tinggi.

"Ini kita menghadirkan suata hal yang kita bisa berkontribusi sebagi anak bangsa. Di mana hadirnya ini Indonesia makin baik. Dan saya katakan jaga baik-baik perusahaan ini. Mulai hari saya bagian dari perusaaahn ini," ujar dikatakan Mentan SYL pada kunjungan tersebut.

SYL menegaskan apabila mempunyai akal sehat, Indonesia bisa buat sendiri tidak harus impor di mana bisa membuka lowongan kerja.

"Kalau Presiden Jokowi minta ini, tapi masih ada yang nawar. Saya tidak, saya 100% kalau Presiden mau buatan lokal ya kita pakai. Dan kalau ada berani impor tapi kita utamakan dulu Indonesia," ungkapnya.

Dia menambahkan ini menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi apabila yang minta TKDN. Seperti mesin-mesin yang tidak impor kenapa harus impor.

"Ini tidak hanya perintah tapi petunjuk dari Presiden Jokowi. Dan memang mesin-mesin yang bagus ini kita dorong produksi domestik misalnya dari Krakatau Steel tetapi masih dihitung tidak dalam TKDN yang ada," ungkapnya.

Perlu diketahui, pengadaan alsintan di Kementan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, tanggal 2 Februari 2021, pasal 66 tentang kewajiban menggunakan produk dalam negeri dan UU 22 Tahun 2019 Tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan, pasal 65 dan 66 tentang kewajiban penggunaan produk yang memiliki SPPT SNI. Sehingga, pengadaan alsintan memprioritaskan produk industri dalam negeri.

Di tahun 2021, Kementan melakukan pengadaan alsintan prapanen sebanyak 25.134 unit yang terbagi dengan jenis dan nilai kontraknya. Jenis alsintan ini meliputi traktor roda 2, traktor roda 4, pompa air, rice transplanter, cultivator, hand sprayer dan alat tanam jagung, yang tentunya sudah memiliki seritifikat TKDN.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini