Share

Harga Emas Turun 0,38% Jadi USD1.948/Ounce

Antara, Jurnalis · Jum'at 22 April 2022 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 22 320 2583233 harga-emas-turun-0-38-jadi-usd1-948-ounce-K7cG9065Xh.jpg Harga Emas Turun. (Foto: Okezone.com/Reuters)

CHICAGO - Harga emas melemah pada akhir perdagangan Kamis. Emas tertekan penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Namun demikian permintaan safe-haven akibat perang di Ukraina dan potensi dampaknya terhadap ekonomi global menahan penurunan emas lebih lanjut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange jatuh USD7,4 atau 0,38% menjadi USD1.948,20 per ounce. Emas berjangka tergelincir USD3,4 atau 0,17% menjadi USD1.955,60 pada Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: Harga Emas Antam Lagi Turun Jadi Rp1.007.000

Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun kembali pada tren kenaikan setelah jatuh dari tertinggi tiga tahun pada Rabu (20/4/2022). Imbal hasil obligasi AS telah menguat di atas ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan secara agresif menaikkan suku bunga.

"Karena level kritis USD2.000 tidak tertembus, orang mungkin memutuskan untuk mengambil keuntungan dan memindahkan dana ke ekuitas atau bahkan surat utang jangka pendek," Direktur Pelaksana GoldSilver Central Brian Lan, dikutip dari Antara, Jumat (22/4/2022).

Baca Juga: Naik, Harga Emas Hampir Dijual USD2.000/Ounce

Emas akan terlihat berkonsolidasi dalam waktu dekat dan saat ini melakukannya di sekitar USD1.940-1.960 per ounce.

Logam kuning mendekati angka USD2.000 awal pekan ini, karena kekhawatiran seputar perang di Ukraina yang dipicu oleh invasi Rusia pada 24 Februari dan meningkatnya tekanan inflasi yang memberikan dorongan pada aset-aset safe-haven.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

"Risiko geopolitik dan tekanan inflasi saat ini menjadi dua pendorong utama pasar emas. Kenaikan suku bunga Fed yang agresif sebesar 75 basis poin dapat menjadi peredam harga jangka pendek, sementara peningkatan inflasi karena guncangan pasokan dapat mengurangi dampak negatifnya," kata Analis ANZ Research.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 65 sen atau 2,57% menjadi USD24,621 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD19,2 atau 1,95% menjadi USD967,8 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini