Sri Yunani yang telah berjualan asongan sejak usia 18 tahun mengaku merasa terharu, karena diperhatikan oleh Presiden Jokowi. Ia pun mengucapkan syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Presiden.
"Ya Allah mudah-mudahan menjadi pendekar Indonesia yang selalu membimbing rakyat Indonesia, seterusnya mengayomi rakyat supaya adil dan makmur," ujarnya.
"Terima kasih sekali Pak Jokowi, saya telah diberi anugerah rezeki untuk mengayomi anak cucu saya. Semoga Pak Jokowi mendapat limpahan Tuhan Yang Maha Esa, dan sehat, panjang umur, murah rezeki selanjutnya," kata Sri.
Sri Yunani bukanlah satu-satunya warga yang mendapatkan berkah di akhir Ramadhan ini. Tukiyem, seorang ibu rumah tangga, juga merasa sangat bersyukur bisa mendapatkan bantuan sembako dari Presiden Jokowi.
"Alhamdulillah sekali, bermanfaat. Apalagi untuk orang kecil. Orang kecil itu dikasih makan sedikit saja senangnya minta ampun, benar. Apalagi masa-masa kayak gini, masa susah ya. Terima kasih Pak Jokowi," kata Tukiyem.
"Yang jelas itu kalau saya mintanya harga-harga jangan naik semua, apalagi lansia yang nggak punya apa-apa, istilahnya penghasilan, kan kasihan juga," ujarnya lagi.
Sebelumnya, selepas Asar Presiden Jokowi meninggalkan Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta untuk menyambangi Pasar Ngasem, Kota Yogyakarta.
Di sekitar pasar tersebut, Presiden Jokowi juga membagikan langsung bantuan bagi para penarik becak, pedagang, dan masyarakat sekitar.
Seiring matahari terbenam di ufuk barat, Presiden Jokowi pun kembali ke Gedung Agung. Kedatangannya ke pasar-pasar telah memberikan secercah asa bagi masyarakat di penghujung bulan Ramadhan.
(Taufik Fajar)