Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendapatan Taksi Express Group (TAXI) Amblas 66,2% Jadi Rp188,63 Miliar

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Senin, 16 Mei 2022 |15:26 WIB
Pendapatan Taksi Express Group (TAXI) Amblas 66,2% Jadi Rp188,63 Miliar
Pendapatan TAXI turun 66% sepanjang 2021 (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Per 31 Desember 2021, jumlah aset TAXI mencapai Rp91,04 miliar, terdiri dari aset lancar Rp81,64 miliar, dan aset tidak lancar Rp9,39 miliar. Posisi aset menyusut 62,58% dari sebelumnya Rp243,30 miliar.

Hal ini terjadi karena ada penurunan aset tetap sebesar 89,9% akibat penjualan aset tetap grup berupa tanah, bangunan, dan sebagian besar armada yang merupakan jaminan atas utang obligasi.

"Sebagian besar jaminan tersebut telah dijual untuk membayar amortisasi utang obligasi konversi sampai dengan akhir tahun 2020. Penjualan atas jaminan yang masih ada telah diselesaikan pada bulan Agustus 2021 sebagai bagian dari pembayaran atas bunga tertunggak obligasi dan dendanya," kata Corporate Secretary TAXI, Johannes B.E. Triatmojo, di Jakarta, Senin (9/5/2022).

Rekening penampungan (escrow account) juga menyusut 99,9% karena perseroan melakukan distribusi atas hasil penjualan sisa jaminan obligasi kepada para pemegang obligasi konversi di mana dana tersebut diambil dari rekening penampungan.

Liabilitas menurun dari sebelumnya Rp763,62 miliar, menjadi Rp14,97 miliar. Ini terjadi karena adanya penurunan utang obligasi. Adapun ekuitas TAXI mencapai Rp76,06 miliar, meningkat dari nilai ekuitas yang sebelumnya negatif.

Posisi kas dan setara kas akhir tahun 2021 TAXI sebanyak Rp16,01 miliar, lebih rendah dari posisi kas akhir 2020 senilai Rp22,46 miliar.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement