Share

Jokowi Bandingkan Harga Minyak Goreng Curah, di Jerman Rp47.000 dan Singapura Rp41.000/Liter

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Sabtu 21 Mei 2022 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 21 320 2597948 jokowi-bandingkan-harga-minyak-goreng-curah-di-jerman-rp47-000-dan-singapura-rp41-000-liter-yuon686g2v.jpg Perbandingan Harga Minyak Goreng Curah. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan harga minyak goreng di dalam negeri stabil. Di mana pemerintah mampu menekan adanya kenaikan harga komoditas, salah satunya minyak goreng.

"Kita masih bisa mengendalikan inflasi, kenaikan harga-harga (komoditas/minyak goreng," ungkap Presiden, Sabtu (21/5/2022).

Baca Juga: Ke Pasar, Presiden Jokowi Belanja Sayur hingga Kerupuk

Kepala Negara menyebut, harga minyak goreng di Indonesia lebih murah dibandingkan beberapa negara lainnya.

Saat ini, harga minyak goreng curah di Tanah Air mencapai Rp14.000 per liter. Sementara harga komoditas ini disejumlah negara tercatat tinggi.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Curah Masih di Atas Rp14.000 Sampai Hari Ini

Misalnya, minyak goreng di Jerman mencapai Rp47.000 per liter, di Singapura sebesar Rp41.000 per liter, lalu Amerika Serikat (AS) Rp45.00 per liter.

Perihal ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan produk olahannya yang akan dibuka pada 23 Mei 20202 mendatang, lanjut Presiden, perlu dilakukan. Menurutnya, penghentian ekspor ini berdampak signifikan terhadap banyak sektor, salah satunya para petani sawit.

Tak hanya itu, larangan ekspor bahan baku minyak goreng ini juga berdampak pada pemasukan negara. Artinya larangan ini membuat income negara merosot tajam. Jokowi pun menilai larangan tersebut bukan hal yang mudah.

"Tidak mudah, selain petani, urusan income negara, pajak dari sawit, biaya ekspor dari sawit, itu gede sekali, kurang lebih Rp60-Rp70 triliun," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini