Hibah didesain mencapai Rp2 triliun sampai Rp4,1 triliun atau 0,01% sampai 0,02% dari PDB.
Tahun depan, defisit APBN ditekan pada kisaran 2,61% sampai 2,9% dari PDB atau Rp529,2 triliun hingga Rp594,6 triliun.
"Rasio utang kita akan tetap dijaga di 40,58 persen hingga 42,42 persen dari PDB. Ini adalah postur 2023 yang masih konsisten dengan tema APBN yang memiliki fungsi stabilisasi, alokasi, dan efisiensi, distribusi, dan pada saat yang sama harus menjaga konsolidasi untuk mengembalikan kesehatan dan ketahanan fiskal," kata Sri Mulyani.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.