Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Minyak Dunia Turun Imbas Minyak Rusia Ditangguhkan

Antara , Jurnalis-Rabu, 01 Juni 2022 |07:51 WIB
Harga Minyak Dunia Turun Imbas Minyak Rusia Ditangguhkan
Harga minyak dunia hari ini. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada penutupan perdagangan Rabu (1/6/2022). Di mana minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus turun USD2,0 atau 1,7%, menjadi di USD115,60 setelah naik menjadi USD120,80 pada hari sebelumnya.

Sedangkan pada kontrak bulan Juli yang berakhir pada Selasa (31/5/2022), ditutup naik USD1,17 atau 1,0%, menjadi USD122,84 per barel.

Hal ini terjadi setelah laporan bahwa beberapa negara produsen sedang menjajaki gagasan untuk menangguhkan partisipasi Rusia dalam kesepakatan produksi OPEC+.

 BACA JUGA:Sri Mulyani Ramal Harga Minyak Dunia Meroket di 2023

Adapun minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni merosot 40 sen atau 0,4% menjadi USD114,67 per barel, turun dari penutupan Jumat (27/5/2022).

Pada awal sesi, WTI telah menyentuh USD119,98, tertinggi sejak 9 Maret. Tidak ada penyelesaian pada hari libur Memorial Day AS pada Senin (30/5/2022).

Diketahui, tidak ada dorongan formal bagi Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk memompa lebih banyak minyak guna menebus potensi kekurangan Rusia, beberapa anggota Teluk telah mulai merencanakan peningkatan produksi dalam beberapa bulan ke depan, Wall Street Journal melaporkan, mengutip delegasi OPEC.

"Penangguhan Rusia dari OPEC plus bisa menjadi cikal bakal Arab Saudi dan Uni Emirat Arab memanfaatkan kapasitas produksi cadangan mereka, karena mereka akan merasa tidak lagi memiliki kesepakatan kuota produksi yang perlu mengakui kepentingan Rusia,” ujar Oil Associates Andrew Lipow di Houston.

Adapun OPEC dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC+, telah melepas rekor pengurangan produksi sejak pandemi Covid-19 terjadi pada tahun 2020. Berdasarkan kesepakatan yang dicapai pada Juli 2021, kelompok itu menetapkan untuk meningkatkan target produksi sebesar 432.000. barel per hari setiap bulan sampai akhir September.

Sayangnya, produksi minyak mentah Rusia pada April turun hampir 9,0% dari bulan sebelumnya, menurut laporan internal OPEC+ bulan ini.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement