JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta perusahaan pelat merah, PT INKA (Persero) menambah jumlah produksi armada Bus listrik atau E-Inobus. Dia berharap ada tambahan lima bus listrik kedepannya.
Luhut menungkapkan untuk menunjukkan keseriusan pemerintah terhadap penggunaan kendaraan listrik, maka INKA perlu menambahkan jumlah E-Inobus.
"Saya sampaikan apresiasi terhadap kerja keras tim membuat semua ini. Kalau boleh INKA, Pak Dirut INKA bus-nya jangan satulah, tambah 4 atau 5 di sini. Jadi karena kita mau serius untuk pakai electric vehicle, mobil listrik, dan bus listrik," ungkap Luhut, dikutip Senin (6/6/2022).
Senior Manager TJSL dan Stakeholder Relationship INKA, Bambang Ramadhiarto menyebut kegiatan ini merupakan langkah pemerintah dalam mensukseskan Program Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP), salah satunya di Candi Borobudur dengan memanfaatkan kendaraan energi terbarukan yakni kendaraan listrik.
"Pada bulan Februari 2022 lalu, INKA bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat), Perum Damri, PT TWC dan Badan Otorita Borobudur menyelenggarakan rapat koordinasi (rakor). Pada rakor itulah diputuskan titik yang akan menjadi percontohan pembangunan SPKLU dan operasional E-Inobus INKA di area DPSP Borobudur," ungkap Bambang.