JAKARTA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melanjutkan rencana pembelian kembali atau buyback saham perseroan senilai Rp3 triliun yang berlangsung sejak 2021. Sisa dana yang bakal digunakan untuk buyback mencapai Rp728,02 miliar.
Direktur dan Corporate Secretary Indocement Tunggal Prakarsa Oey Marcos mengatakan, pembelian kembali saham akan dilaksanakan paling lama 3 bulan setelah keterbukaan informasi disampaikan. Artinya, periode pembelian kembali ini hingga 6 September 2022.
"Pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku,"ujarnya.
Lebih lanjut, setelah buyback total aset perseroan mencapai Rp24,74 triliun dengan laba periode berjalan sebesar Rp182,55 miliar, ekuitas sebesar Rp19,39 serta laba per saham dasar mencapai Rp53,18 per lembar. Emiten semen ini berharap buyback dapat memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental yang sebenarnya.