Share

Hewan Ternak Disuntik Vaksin PMK, Kementan: Cegah Penyebarluasan Penyakit

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Selasa 14 Juni 2022 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 320 2611341 hewan-ternak-disuntik-vaksin-pmk-kementan-cegah-penyebarluasan-penyakit-S39eZgOJhW.jpg Vaksin PMK hewan ternak (Foto: Kementan)

JAKARTA – Hewan ternak mulai disuntik vaksin PMK hari ini. Vaksinasi perdana dilakukan pada hewan yang berkuku belah di Jawa Timur.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, Nasrullah mengatakan penyuntikan vaksin dilakukan pada beberapa sentra peternakan sapi perah dan wilayah sumber bibit ternak.

"Melalui vaksinasi ini kita harapkan dapat membantu mencegah penyebarluasan penyakit PMK," ujar Dirjen Nasrullah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/6/2022).

Dirjen Nasrullah menyampaikan, vaksinasi massal secara nasional ini merupakan salah satu tindakan yang dilakukan permanen dan upaya serius pemerintah dalam rangka pencegahan dan pengendalian PMK melalui pengebalan hewan yang rentan PMK.

"Vaksin tahap pertama ini akan kita prioritaskan untuk ternak yang sehat dan berada di zona merah dan kuning karena jumlah vaksin kita saat ini masih terbatas, maka hanya ternak terpilih yang akan divaksin,” kata Nasrullah.

Persis seperti kasus covid-19 pada manusia, Pada kesempatannya, Nasrullah menjelaskan bahwa hewan yang sudah sembuh dari PMK sebetulnya memiliki kekebalan terhadap virus, sehingga pada tahap awal belum menjadi prioritas penyuntikan vaksin.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Selanjutnya untuk pencegahan terhadap penularan PMK, Nasrullah menyarankan agar peternak menerapkan biosekuriti dan desinfeksi kandang agar kesehatan hewan tetap terjaga.

Nasrullau menjelaskan pemerintah pada tahap pertama juga akan mengadakan vaksin sebanyak 800 ribu dosis dan direncanakan tahap berikutnya sebanyak 2,2 juta dosis. Pada tanggal 12 Juni 2022 lalu telah tiba Sebagian vaksin tahap pertama sebanyak 10.000 dosis.

Vaksin tersebut akan didistribusikan ke Koperasi Unit Desa (KUD) sapi perah di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, serta 4 Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pembibitan yaitu Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturaden, Balai Embrio Transfer Cipelang, Balai Inseminasi Buatan Lembang, dan Balai Inseminasi Buatan Singosari.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini