Share

9 Pekerjaan Ini Hilang Tergerus Digitalisasi, Berikut Daftarnya!

Bella Hariyani, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 622 2616136 9-pekerjaan-ini-hilang-tergerus-digitalisasi-berikut-daftarnya-zPOfytwQIz.jpg 9 jenis pekerjaan akan hilang pada 2030 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir mengungkap deretan pekerjaan akan hilang pada 2030. Sebab saat ini adalah era pertumbuhan ekonomi berdasarkan kapabilitas dari pada sumber daya manusia (SDM). Jadi, bukan hanya infrastruktur yang dibangun, melainkan manusianya juga dibangun supaya punya kemampuan.

"Ini eranya kita membangun knowledge base economy yaitu pertumbuhan ekonomi berdasarkan kapabilitas manusianya. Jangan sampai infrastrukturnya ada, manusianya tidak ada," kata Erick, yang diungkapnya saat mengisi kuliah umum di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dikutip Rabu (22/5/2022).

Dia memberi tahu jenis pekerjaan apa yang akan lenyap pada 2030. Menurutnya, jenis pekerjaan ini hilang seiring berkembangnya digitalisasi.

"Studi di 3 negara Amerika, Jerman dan Australia menyatakan semua negara itu akan hilang pekerjaan dibandingkan yang tumbuh. Di Amerika saja akan hilang 6,1 juta," jelasnya

Adapun jenis pekerjaan yang akan hilang pada tahun 2030 menurut Erick Thohir dalam bahan presentasinya, yakni sebagai berikut:

1. Tenaga jasa penyiapan makanan

2. Tenaga administrasi perkantoran

3. Tenaga jasa transportasi

4. Tenaga produksi manufaktur non-auto

5. Construction and extraction

6. Tradisional farming, fishing and forestry

7. Sales and related field

8. Social media manager

9. Jasa pengamanan

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain menyampaikan jenis pekerjaan yang akan hilang, Menteri Erick juga menyampaikan kebutuhan talent di masa depan, di antaranya:

1. Data scientist dan analyst

2. Artificial intelligence expert

3. Software dan game developer

4. Analis big data

5. Block chain developer

6. Market research

7. Digital marketing

8. Biotechnology

9. Digital content (Youtuber, Tiktok)

Dia juga menambahkan, bahwa 17 juta pekerjaan baru dibutuhkan untuk yang berdasarkan teknologi.

"Semua akan teknologi, mau pendidikan, mau agriculture pertanian, mau pertambangan, kita akan launching 5G mining pertambangan 5G di Freeport satu dua bulan ke depan, akan jadi pertama di Asia Tenggara," tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini