Selain itu dirinya juga memberikan berbagai vitamin baik secara tradisional maupun medis kepada hewan kurbannya.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk proteksi terhadap hewan kurban yang ia jual dari wabah PMK.
"Sebelum dibawa ke sini (tempatnya berjualan hewan kurban) hewan kurban sudah melalui proses karantina serta melakukan vaksinasi terhadap hewan kurban dan juga memberikan pengobatan secara tradisional maupun medis," katanya.
Berdasarkan pantauan MNC portal, hewan kurban yang berada di lapak Budi tersebut hanya terdapat 6 ekor sapi dan 20 ekor kambing.
Budi mengatakan bahwa dirinya tidak berani menyetok hewan terlalu banyak. Hal tersebut lantaran masih banyaknya kasus hewan ternak yang terkana wabah PMK.
"Ya nggak bawa banyak kalau sekarang, masih khawatir, paling kalau ada yang pesan baru nanti saya ambil lagi dari kampung," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)