Share

Ada Wabah PMK, Pedagang: Hewan Kurban Sudah Dikarantina dan Divaksin

Heri Purnomo, iNews · Minggu 26 Juni 2022 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 26 320 2618546 ada-wabah-pmk-pedagang-hewan-kurban-sudah-dikarantina-dan-divaksin-dPuZx9kOcE.jpg Persiapan pedagang hewan kurban (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wabah PMK memaksa pedagang hewan kurban melakukan persiapan ekstra. Menjelang Hari Raya Idul Adha 2022 pedagang hewan kurban mulai bermunculan di berbagai wilayah Indonesia.

Hingga kini, wabah PMK telah menyebar ke 19 provinsi dan 217 Kota/Kabupaten. Berdasarkan data yang dilihat dari situs siagapmk.id Sabtu, 25 Juni 2022 pukul 21.20 WIB, terdapat 263.333 kasus PMK.

Baca Juga: Dear Shohibul Kurban, Begini Ciri Sapi Bebas Penyakit Mulut dan Kuku

Di mana kasus aktif yang masih tersisa yakni sebanyak 174.651 ekor, dinyatakan sembuh 84.715 ekor, potong bersyarat 2.464 ekor dan dinyatakan mati 1.503 ekor. Total hewan yang sudah divaksin 12.177 ekor.

Budi (28), pedagang hewan kurban asal Boyolali mengatakan bahwa persiapan yang dilakukannya pada Hari Raya Idul Adha yakni tidak lagi menjual hewan kurban yang bukan berasal dari kandangnya.

Hal tersebut dilakukannya untuk memastikan bahwa hewan yang ia jual dalam kondisi yang sehat.

"Hewan kurban yang kita jual di sini diambil kandang sendiri jadi lebih aman untuk dikonsumsi," ujarnya kepada MNC Portal di pusat penjualan hewan kurban wilayah Kebayoran Lama, Jakarta, Minggu (26/6/2022).

Budi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan vaksinasi terhadap hewan kurbannya, serta melakukan karantina terlebih dahulu sebelum di bawa ke Jakarta.

Selain itu dirinya juga memberikan berbagai vitamin baik secara tradisional maupun medis kepada hewan kurbannya.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk proteksi terhadap hewan kurban yang ia jual dari wabah PMK.

"Sebelum dibawa ke sini (tempatnya berjualan hewan kurban) hewan kurban sudah melalui proses karantina serta melakukan vaksinasi terhadap hewan kurban dan juga memberikan pengobatan secara tradisional maupun medis," katanya.

Berdasarkan pantauan MNC portal, hewan kurban yang berada di lapak Budi tersebut hanya terdapat 6 ekor sapi dan 20 ekor kambing.

Budi mengatakan bahwa dirinya tidak berani menyetok hewan terlalu banyak. Hal tersebut lantaran masih banyaknya kasus hewan ternak yang terkana wabah PMK.

"Ya nggak bawa banyak kalau sekarang, masih khawatir, paling kalau ada yang pesan baru nanti saya ambil lagi dari kampung," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini