Share

UMKM Tergolong Mapan Sangat Sedikit, Menkop: Perlu Evolusi

Arif Budianto, Jurnalis · Minggu 03 Juli 2022 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 03 320 2622744 umkm-tergolong-mapan-sangat-sedikit-menkop-perlu-evolusi-XGB73Qi1Jy.jpg Menkop UKM Teten Masduki (Foto: Okezone)

BANDUNG - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan bahwa baru sekitar 3,18% pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi pengusaha mapan. Kendati begitu, UMKM telah memberi kontribusi 99% bagi perekonomian Indonesia.

"99% ekonomi Indonesia didominasi UMKM. Tapi mayoritas masih kurang produktif. Karena dari total UMKM yang ada, baru 3,18 persen yang tergolong wirausaha mapan, " kata Teten pada acara Halal bihalal Ikatan Alumni (IKA) Unpad di Aula Graha Sanusi Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Minggu (3/7/2022).

Oleh karenanya, kata dia, pihaknya terus menggenjot produktivitas UMKM. Sehingga perlu ada pendekatan evolusi kewirausahaan berbasis pengetahuan, kreativitas, dan teknologi. UMKM jangan lagi hanya mengandalkan usaha tradisional.

"Global value chain UMKM kita baru 4 persen. Kita lihat produk penjualan digital (marketplace) masih dominasi impor. Kami ingin UMKM kita kompetitif lokal dan internasional. Bagaimana mereka bisa menjadi pengusaha tangguh, " jelas Teten.

Pemerintah juga terus mendorong munculnya wirausaha baru. Karena untuk mencapai target ekonomi emas pada 2045 minimal Indonesia harus memiliki 4 persen UMKM. Kemenko dan UKM saat ini menargetkan penambahan 1 juta UMKM baru.

"Setiap tahun ada 1,7 lulusan sarjana dari perguruan tinggi. Ini harus diarahkan menjadi entrepreneur, jangan jadi pekerja. Saat ini saja, 97 persen lapangan kerja disediakan usaha mikro, " imbuh dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini