Share

Cerita Korban Soceng Kehilangan Uang di Rekening dalam Waktu Sekejab

Feby Novalius, Okezone · Sabtu 09 Juli 2022 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 09 320 2626528 cerita-korban-soceng-kehilangan-uang-di-rekening-dalam-waktu-sekejab-poCNDODWAr.jpg Cerita Korban Soceng Uangnya Hilang Dalam Sekejab. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Penipuan Social Engineering (Soceng) kembali memakan korban. Dengan cepat penipu soceng menguras uang rekening korban sampai ludes.

Korban Soceng yang enggan disebutkan namanya menceritakan kronologi dirinya ditipu. Kejadian saat sedang kerja di kantor mendapat telepon dari Telkomsel. Penipu tersebut menginformasikan soal poin MyTelkomsel.

"Dia (Penipu) informasikan ada poin Ttelkomsel 1.500. Poin itu bisa ditukar free 3 bulan atau uang 1 juta," ujarnya kepada Okezone, Sabtu (9/7/2022).

Baca Juga: Cara Lindungi Diri dari Jebakan Soceng

Korban pun memilih untuk menukarkan poin dengan uang Rp1 juta. Dengan pilihan tersebut, Penipu melanjutkan aksinya dengan menanyai kapan mulai memakai Kartu Halo dan iuran yang dibayarkan setiap bulannya.

"Sebenarnya sudah curiga kok bisa dia tahu bayar per bulan Rp66 ribu," tuturnya.

Dari situ, penipu tersebut memberikan link supaya uang Rp1 juta bisa segera dicairkan.

"Pak ini kami kasih link tinggal copy paste. Ini nomer WA 0811369906," tuturnya.

Baca Juga: Marak Kejahatan Soceng, OJK: Jaga Rahasia Password hingga Nama Ibu Kandung

Adapun isi WA yang disampaikan penipu Soceng. MOBILEBANKING JANGAN KIRIM ke 3555 JK. Terima DR ORG LAIN/Mengaku PEGAWAI BANK 3f50139e-d5 e9-4656 ac31-41fae16ff970.

Korban mengatakan, dari WA yang diberikan tersebut, penipu minta copy paste pesan dan dikirim ke SMS 3555.

"Dari situ diarahkan ke link htttps://mex.inc/call14000. Di situ diarahin kode livin Bank Mandiri. Abis pilih submit, isi rekening tiba-tiba kosong," ujarnya.

Sebagai informasi, modus pembegalan rekening atau yang lebih populernya social engineering (soceng), saat ini sedang ramai dibicarakan masyarakat ditwitter, pasal nya modus pembegalan rekening yang sedang terjadi di Indonesia saat ini membuat khawatir para masyarakat yang mempunyai tabungan di Bank Indonesia (BI) modus pembegalan yang sering dibilang social engineering (soceng) Cara kerja dari soceng dapat dikatakan cukup cepat bahkan kurang dari 5 menit.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pelaku akan berusaha menipu korban agar memberikan data pribadi korban seperti nomer akses terhadap data-data pribadi seperti nomor kartu kredit, PIN, OTP, CVV/CVC, nama ibu kandung dan data personal lainnya,

Setelah memberikan akses data pribadi, pelaku langsung mengambil seluruh data yang diberikan sebelum korbannya sadar bahwa dia telah ditipu.

Modus Penipuan soceng beragam ada yang menelpon, ada juga yang meminta file yang didownload, popup pulsa hingga yang paling sering terjadi link pulsa

Pelaku juga akan menghubungi korban soal info tarif transfer setelah korban menolak, tentang perubahan tarif transaksi baru pelaku akan mengirimkan link untuk mengisi data pribadi seperti PIN, OTP, dan password.

Tidak hanya itu Penipu menawarkan jasa upgrade menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, atau Whatsapp.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini