Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gubernur BI: Biaya Tinggi hingga Minim Transparansi Hambat Pembayaran Lintas Batas

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 14 Juli 2022 |12:50 WIB
Gubernur BI: Biaya Tinggi hingga Minim Transparansi Hambat Pembayaran Lintas Batas
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Foto: Okezone/Kurniasih)
A
A
A

BALI - Bank Indonesia mengungkap pembayaran lintas batas (cross border) terhambat beberapa tantangan.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo tantangan tersebut antara lain biaya yang tinggi hingga minim transparansi.

"Biaya yang tinggi, sumber dengan akses terbatas, kurang transparansi, maka itu kerja sama lintas batas internasional perlu diperkuat mengingat digitalisasi ekonomi dan keuangan yang semakin meningkat," kata Perry di Nusa Dua, Kamis (14/7/2022).

 BACA JUGA:Bank Indonesia Waspadai Tekanan Inflasi Akibat Harga Energi dan Pangan Global

Sitem pembayaran di era digital masuk dalam salah satu pembahasan presidensi G20 Indonesia.

Perry menjelaskan, G20 telah meluncurkan peta jalan pembayaran lintas batas G20 untuk mengatasi tantangan pembayaran lintas batas dan memberikan panduan tentang cara mengembangkan konektivitas pembayaran pada tahun ini dalam Presidensi G20 Indonesia 2022.

"Digitalisasi ekonomi dan keuangan yang semakin meningkat termasuk mempercepat digitalisasi menuju keberhasilan inklusi ekonomi dan keuangan, perdagangan ritel remitansi serta UMKM," ucapnya.

Sementara itu, kata dia, di bawah integrasi ekonomi dan keuangan, ASEAN telah memiliki peta jalan konektivitas pembayaran. Rencana bisnis strategis juga telah dibangun dan dengan akan dicoba menghubungkan inisiatif regional dan global.

Namun di luar itu, lima bank sentral ASEAN pada 2022 akan memimpin implementasi pembayaran lintas batas, dengan inisiatif lintas batas sementara oleh Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina yang akan mulai memiliki konektivitas pembayaran lintas batas kolektif, konektivitas fast payment, dan penggunaan kerja sama mata uang lokal.

Untuk diketahui, sistem pembayaran di era digital merupakan salah satu dari enam agenda prioritas jalur keuangan di bawah presidensi G20 Indonesia.

Strategi konektivias pembayaran ASEAN sejalan dengan agenda Internasional dalam meningkatkan cross border payment.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement