Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambut Menkeu Ukraina di G20, Janet Yellen: Rusia Tak Usah Datang ke Bali

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 14 Juli 2022 |19:24 WIB
Sambut Menkeu Ukraina di G20, Janet Yellen: Rusia Tak Usah Datang ke Bali
Menkeu AS Janet Yellen (Foto: Okezone)
A
A
A

BALI - Menteri Keuangan AS Janet Yellen menyambut kedatangan Menteri Keuangan Ukraina dalam presidensi G20 Indonesia.

Ukraina menjadi salah satu tamu dalam pertemuan ketiga Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral atau Finance Ministers Central Bank Governor (FMCBG) G20 Indonesia.

"Kami berdiri teguh dengan rakyat Ukraina dan saya berharap dapat menyambut Menteri Keuangan Ukraina untuk pertemuan G20 besok," kata Yellen di Nusa Dua, Kamis (14/7/2022).

Namun Yellen menolak kedatangan delegasi Rusia dalam pertemuan G20. Menurut Yellen Rusia tidak berhak datang dalam forum ini lantaran sudah menjadi penyebab krisis energi dan pangan dunia.

"Perwakilan dari rezim Putin tidak memiliki tempat di forum ini," tegas Yellen.

Sebelumnya,Menteri Keuangan Rusia dan Ukraina dipastikan hadir dalam Pertemuan Finance Ministers and Central Bank Governor Meeting (FMCBG) G20 di Bali, hari ini. Namun keduanya hadir secara virtual.

Kepala Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral (PKPPIM) Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Dian Lestari menerangkan, Rusia tetap mengirim delegasinya untuk hadir secara fisik.

"Rusia nanti menterinya hadir virtual, deputinya datang secara fisik," ujar Dian di Nusa Dua, Bali, Rabu (13/7/2020).

Dia memastikan kedua negara bisa aktif berdiskusi. Rusia juga akan diberikan kesempatan berbicara saat sesi intervensi atau saat menyampaikan pandangannya di sejumlah agenda.

"Karena bagian dari member (G20), mereka akan diberi kesempatan menyampaikan pandangannya," jelasnya.

Untuk delegasi Ukraina yang merupakan tamu undangan, hanya akan menghadiri sesi pertama. Menkeu Ukraina akan diminta menyampaikan perspektif mengenai imbas perang dan tantangan ekonomi global, utamanya terkait isu ketahanan pangan.

"Ukraina kita undang, karena di FMCBG kedua saat Februari lalu kita juga undang, terutama kita undang sesi I saja, menyampaikan perspektif Ukraina dari sisi perang, apa saja yang menimbulkan tantangan dari sisi internasional dan masyarakat secara global, terutama isu food security. Diundang sesi kesatu, kehadiran virtual Menkeu Ukraina," tuturnya.

Adapun tujuh agenda yang akan dibahas dalam pertemuan ketiga FMCBG hari ini antara lain mengenai ekonomi global dan risikonya. Kedua, kesehatan global. Ketiga, arsitektur keuangan internasional.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement