Share

6 Fakta Harga Pertalite, Solar dan Pertamax Sekarang di Bawah Standar, Jangan Kaget Jika Tiba-Tiba Naik!

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 16 Juli 2022 05:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 320 2630429 6-fakta-harga-pertalite-solar-dan-pertamax-sekarang-di-bawah-standar-jangan-kaget-jika-tiba-tiba-naik-4IC176NwFG.jpg Harga Pertalite, Solar dan Pertamax (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Daftar harga Pertalite, Solar dan Pertamax ternyata masih di bawah standar. Harga BBM di Indonesia hingga kini belum sesuai dengan harga keekonomian.

Harga BBM masih di jual di bawah standar untuk menjaga daya beli masyarakat. Jika melihat harga minyak dunia, harga Pertalite seharusnya Rp17.200.

Berikut adalah fakta daftar harga Pertalite, Solar dan Pertamax yang dirangkum Okezone, Sabtu (16/7/2022).

1. Harga Keekonomian Solar Subsidi

Adapun Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar yang dijual Pertamina sebesar Rp5.150 per liter. Sementara harga keekonomian berada di level Rp18.150 per liter.

Artinya, selisih yang harus ditanggung pemerintah dalam bentuk subsidi mencapai Rp13.000 per liter.

2. Harga Keekonomian Pertamax

Untuk Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Lalu, Pertamax dijual Pertamina Rp12.500 per liter. Untuk harga keekonomian produk Pertamax per Juli 2022 mencapai Rp17.950 per liter.

Ini berarti ada selisih harga jualnya mencapai Rp5.450 per liter.

3. Harga Keekonomian Pertalite

Sedangkan harga Pertalite Rp17.200 per liter, bukan Rp7.650. Artinya ada selisih sekitar Rp10.000 yang disubsidi negara.

4. Dilema Pertamina

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dilema karena tingginya harga minyak dunia hingga USD100 per barel. Pasalnya hingga kini masih menahan harga BBM khususnya Pertamax.

"Selain dari minyak kita bisa lihat harga elpiji dalam hal ini gas juga mengalami kenaikan yang luar biasa sehingga Alhamdulillah pemerintah juga melihat seperti ini dan kebijakan untuk menahan harga supaya membantu daya beli masyarakat dan juga menahan inflasi," ungkapnya.

5. Harga BBM dan Elpiji Tak Naik

Harga bahan bakar subsidi seperti Pertalite, Solar dan Elpiji 3 kg tidak naik di tengah adanya penyesuaian harga pada BBM non subsidi.

"Walau harga Indonesian Crude Price (ICP) untuk BBM dan Contract Price Aramco (CPA) untuk elpiji masih tinggi, harga BBM bersubsidi tidak ikut dinaikkan,"ujar Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman, dikutip dari Antara, Senin (11/7/2022).

6. Harga ICP

Harga minyak ICP per Juni menyentuh angka USD117,62 per barel atau lebih tinggi sekitar 37% dari harga ICP pada Januari 2022.

Tren harga CPA juga masih tinggi pada Juli mencapai 725 dolar AS per metrik ton (MT) atau lebih tinggi 13 persen dari rata-rata CPA sepanjang 2021. Taufikurachman menyebutkan, mulai Minggu, 10 Juli, Pertamina melakukan penyesuaian harga untuk produk bahan bakar khusus (BBK) atau BBM non subsidi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini