Share

6 Fakta Uang Rp100 Gambar Jokowi Ramai di Jagat Medsos, Begini Penjelasan BI

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Minggu 17 Juli 2022 04:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 16 320 2630852 6-fakta-uang-rp100-gambar-jokowi-ramai-di-jagat-medsos-begini-penjelasan-bi-UtLp3zZ2J6.png Uang Gambar Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA – Viral video uang rupiah nominal Rp100 bergambar Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Diketahui, uang kertas tersebut berwarna merah seperti uang pecahan Rp100 ribu.

Berikut fakta uang Rp100 gambar Jokowi ramai di jagat medsos yang dirangkum di Jakarta, Minggu (17/7/2022).

1. Akan Dikeluarkan BNI

Dalam video yang diunggah akun tiktok @Ins4nT4k_Puny4, Selasa (12/7/2022), dijelaskan bahwa uang terbaru bergambar Presiden Jokowi akan dikeluarkan BNI.

Akun tersebut menyebut kalau uang bergambar Jokowi adalah pecahan terbaru.

2. Ramai Dibicarakan Netizen

Video tersebut ramai dibicarakan netizen dengan 8 ribu komentar. Video viral uang rupiah bergambar Jokowi ini pun disukai oleh 43 ribu pengguna TikTok.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

3. Banyak Netizen yang Tak Percaya

Menariknya, banyak pengguna TikTok yang tidak percaya dengan uang pecahan baru tersebut. Netizen menjelaskan bahwa yang berhak mencetak uang rupiah adalah Peruri bukan BNI.

"Sejak kapan BNI bisa cetak mata uang," tulis akun N*nt*n.

4. Semua mengikuti

Kemudian ada juga netizen yang ragu dengan uang rupiah bergambar Jokowi. Netizen bingung apakah setelah BNI mengeluarkan mata uang akan diikuti BRI, BCA dan Mandiri.

"Abis BNI, BRI, BCA keluarkan uang sendiri ya?," tulis akun K*p*l*T*hn*k.

5. Penjelasan BI

Bank Indonesia memastikan uang rupiah pecahan Rp100 bergambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah hoaks. Video uang Rp100 bergambar Jokowi beredar di media sosial TikTok.

"Yang pasti itu salah, itu hoaks," tegas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono,

Dia memastikan tidak ada mata uang pecahan Rp100 bergambar Presiden Jokowi. Selama ini, mata uang yang digunakan sebagai alat tukar di Indonesia menggunakan gambar pahlawan yang gugur.

6. Terkait Sanksi

Mengenai sanksi, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, bank sentral masih menimbang-nimbang. Sebab, jika video hoaks direspons justru akan menaikkan rating akun media sosial tersebut.

"Lagi timbang-timbang manfaat sama mudaratnya karena kalau kayak gitu apalagi tiktok-tiktokan kalau direspons mereka akan senang rating naik orang lihat," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini