Share

Mentan Tegaskan Pupuk Subsidi Tidak Berkurang

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 20 Juli 2022 07:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 20 320 2632713 mentan-tegaskan-pupuk-subsidi-tidak-berkurang-Y10icpml1R.JPG Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: MPI)

BOGOR - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa tidak ada pengurangan pupuk bersubsidi.

Dia menyebut yang ada hanya penyesuaian jenis dengan kebutuhan atau komoditi yang paling dasar.

"Hari ini memang peluncuran pupuknya itu kita lebih mengarah kepada substansi bahwa pupuk subsidi tidak dikurangi, tetapi jenisnya yang disesuaikan dengan kebutuhan yang paling dasar dan komoditi pangan dasar," kata Syahrul, kepada wartawan usai menghadiri Rapat Koordinasi Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2022 di International IPB Convention Center (IICC), Kota Bogor, Selasa (19/7/2022).

Dia menjelaskan ada sembilan jenis komoditi yang ditentukan menjadi prioritas mendapat pupuk bersubsidi.

Hal itu juga sudah sesuai keputusan dari berbagai pihak.

 BACA JUGA:Mentan SYL: Permentan No 10/2022 Jaga Ketersediaan, Jangkauan dan Optimalisasi Pupuk Subsidi untuk Petani

"Karena itu jenisnya sudah ditetapkan, dan ini hasil pembicaraan berbagai pihak termasuk dengan Ombudsman dan lain-lain bahwa pupuk mana yang harus disiapkan dan inilah yang menjadi realisasi yang harus disosialisasi. Kalau yang lalu puluhan jenis maka ini tinggal sembilan komoditas. Jadi menyederhanakan apa yang ada dan masuk masuk ke step yang lebih gitu," ungkapnya.

Diharapkan, jangkuan volume pupuk subsidi lebih efektif.

Di mana ini patut disyukuri karena Indonesia tidak mengurangi pupuk subsidi di tengah kondisi negara-negara lain yang mengalami kesulitan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kita harap dengan kondisi ini tentu saja volume jangkauan kita akan lebih efektif lebih banyak lagi dari apa yang ada dan tentu saja kita harus berterima kasih bapak Presiden tetap mengalokasikan alokasi pupuk disaat beberapa negara lain mksdnya bahkan mengurangi subsidi bahkan diantaranya tidak ada yang mampu menyiapkan," tuturnya.

Bagi yang tidak termasuk ke dalam sembilan komoditi yang ditentukan, bisa memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Alasannya, Karena KUR juga bagian dari subsidi dari pemerintah.

"Yang tidak kebagian ini tersedia pada alokasi-alokasi yang dipersiapkan pemerintah dalam bntuk KUR. KUR itu jangan pikir tanpa subsidi, bunganya itu menjadi bagian dan itu bisa teralokasi pada yang lain di luar pangan dasar yang telah ditetapkan," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini