JAKARTA – Krisis pangan diprediksi terjadi akibat perang antara Rusia-Ukraina. Perang yang belum usai itu telah mengganggu rantai pasok pangan dunia.
Pengamat pangan IPB Sahara menekankan pemerintah untuk terus menjalankan kebijakan pemberian subsidi input pertanian.
"Dengan terus diberikannya subsidi pertanian tersebut, sehingga bisa menekan biaya produksi, dalam hal subsidi pupuk dan benih," ujarnya dalam Market Review IDXChannel, Kamis (21/7/2022).
Sahara mengatakan kebijakan terkait akses pembiayaan dengan suku bunga yang terjangkau di sektor pertanian juga harus terus dilakukan.
Selain itu, pemberian subsidi kepada masyarakat menengah bawah juga perlu dilakukan. Hal itu untuk mendorong daya beli di masyarakat.
"Guna menambah daya beli masyarakat, Subsidi ke masyarakat bahwa harus dilakukan guna mereka dapat mengakses pangan," ucap Sahara.