Share

Gegara Pelosi, China Blokir Impor Jeruk dan Ikan dari Taiwan

Zuhirna Wulan Dilla, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 320 2642143 gegara-pelosi-china-blokir-impor-jeruk-dan-ikan-dari-taiwan-ifNrxVKmo0.JPG China blokir jeruk dan ikan dari taiwan. (Foto: VOA)

JAKARTA - China dikabarkan telah memblokir impor jeruk dan ikan dari Taiwan.

Dikutip VOA, ini dilakukan sebagai pembalasan atas kunjungan kenegaraan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taipei.

Di mana kedua belah pihak, yang berpisah pada 1949 setelah perang saudara, tidak memiliki hubungan formal.

Tapi, keduanya memiliki kerja sama bisnis bernilai miliaran dolar, terutama dalam hal pasokan cip prosesor buatan Taiwan yang dibutuhkan pabrik-pabrik China untuk merakit telepon pintar dan barang elektronik lainnya.

 BACA JUGA:Hanya Diakui oleh Belasan Negara, Ini Alasan Taiwan Ingin Merdeka dari China

Diketahui, mereka membangun bisnis itu meski di sisi lain Beijing menyerang Taiwan untuk menegakkan klaim Partai Komunis yang berkuasa atas pulau tersebut.

Adapun nilai perdagangan antara kedua negara melonjak 26% pada tahun lalu menjadi USD328,3 miliar.

Lalu, Taiwan yang memproduksi setengah kebutuhan cip prosesor dunia dan memiliki teknologi yang tidak dapat ditandingi oleh China daratan, mengatakan penjualan ke pabrik-pabrik China naik 24,4% menjadi USD104,3 miliar.

“Ekonomi global tidak dapat berfungsi tanpa cip yang dibuat di Taiwan atau China,” kata analis independen, High-Frequency Economics Carl B. Weinberg dalam sebuah laporan.

Kemudian, Beijing memblokir impor buah jeruk dan ikan makarel beku dari Taiwan setelah Pelosi tiba di Taiwan.

Namun, partai yang berkuasa di China menghindari mengganggu aliran cip dan komponen industri lainnya dari Taipei.

Padahal Beijing juga mengumumkan akan mengadakan latihan militer selama empat hari dengan menembakkan artileri di perairan sekitar Taiwan.

Untuk latihan tersebut mungkin dapat menunda atau mengganggu pengiriman ke dan dari Taiwan yang merupakan salah satu pedagang kelas dunia terbesar.

Bahkan, kemungkinan akan adanya gangguan itu menambah kekhawatiran atas melemahnya pertumbuhan ekonomi global, tetapi pasar saham Asia tercatat naik pada Rabu setelah tidak ada tanda-tanda mengenai tindakan militer China.

Partai Komunis menyebut kunjungan Pelosi mungkin menjadi bahan bakar bagi Taiwan untuk memproklamirkan kemerdekaannya secara permanen dari sebelumnya yang hanya bersifat de facto.

Beijing mengungkapkan kunjungan tersebut akan mengarah pada perang.

Sebagai informasi, pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah berusaha untuk mengurangi volume kunjungan.

Dia bersikeras tidak ada perubahan dalam kebijakan satu-China Amerika yang telah lama mengakui Beijing, tetapi memungkinkan hubungan informal dan hubungan pertahanan dengan Taipei.

Dia menyebutkan larangan impor buah jeruk dan makarel beku akan merugikan pemasok yang dianggap sebagai pendukung Presiden Taiwan Tsai Ing-wen.

Apalagi Taiwan memainkan peran besar dalam industri cip untuk pulau berpenduduk 15 juta orang, yang menyumbang lebih dari setengah pasokan global.

Tercatat, produsennya, termasuk Taiwan Semiconductor Manufacturing Corp, membuat prosesor paling canggih untuk telepon pintar, komputer tablet, perangkat medis, dan produk lainnya.

Taiwan pun membeberkan penjualan cip ke pabrik China naik 24,4% pada tahun lalu menjadi USD104,3 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini