Share

Pergi Ke Rusia, Luhut Diperintahkan Urus Masalah Defisit Rp502 Triliun

Raka Dwi Novianto, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 320 2642694 pergi-ke-rusia-luhut-diperintahkan-urus-masalah-defisit-rp502-triliun-rcluMkx9qv.jpg Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku bahwa mendapat tugas khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia diperintahkan untuk pergi ke Rusia beberapa waktu lalu dan baru tiba pada malam hari tadi.

Luhut mengaku diperintahkan oleh Presiden Jokowi ke Rusia untuk mengatasi masalah defisit Rp502 triliun.

 BACA JUGA:Sambangi Rusia, Ini Tugas Khusus yang Diberikan Jokowi ke Luhut

"Tadi malam saya baru kembali dari Rusia. Diperintahkan oleh bapak presiden untuk juga mencoba mengatasi defisit kita yang Rp502 triliun," ujar Luhut dalam acara pembukaan silahturahmi nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) tahun 2022 di

Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jumat (5/8/2022).

Dari hasil pertemuannya dengan pihak Rusia, Luhut mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan hasil baik.

Hal itu langsung dia beri tahu kepada Presiden Jokowi.

"Dengan beberapa langkah yang menurut kami hasilnya sangat baik dan tadi malam kami sudah laporkan kepada bapak presiden," jelasnya.

Terkait masalah pandemi Covid-19, Luhut membandingkan penanganannya dengan di Indonesia.

Menurutnya, penanganan pandemi Covid-19 masih lebih baik di bandingkan Rusia.

"Saya kemarin di Rusia, tingkat penularan di Rusia itu masih lebih tinggi dibanding kita padahal keadaan kota Moskow itu sangat bersih. Indonesia di Asia masih yang terbaik di dunia salah satu yang terbaik penanganan covid-19," ungkapnya.

Maka dari itu, Luhut meminta masyarakat khususnya purnawirawan TNI untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

"Kita lihat bagaimana pandemi ini naik dan saya minta teman-teman purnawirawan kita semua hati-hati dengan ini. Saya ulangi hati-hati dengan pandemi, karena tidak ada yang sakti menghadapi pandemi ini," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini