Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Penjual Bakmi: Saya Khawatir

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 12 Agustus 2022 |11:10 WIB
Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat, Penjual Bakmi: Saya Khawatir
Penjual bakmi. (Foto: BBC)
A
A
A

Ketiga, tidak adanya diversifikasi pangan. Sejak kebijakan menjadikan beras sebagai makanan pokok nasional di masa pemerintahan Orde Baru, konsumsi bahan pangan lokal seperti sagu, jagung, dan sorgum menurun.

Namun belakangan, konsumsi beras nasional juga mulai turun dan telah tergeser oleh gandum.

"Pertumbuhan konsumsi pangan dari gandum di Indonesia tiap tahun naik 16,5% bisa dibayangkan?" ucapnya.

Itu yang membuatnya memprediksi konsumsi gandum di Indonesia dalam 30 tahun mendatang bisa mencapai 50% atau mengalahkan beras.

Dia menambahkan kalau kondisi ini bukan suatu hal yang baik mengingat selama tiga tahun berturut-turut Indonesia menjadi negara importir gandum terbesar di dunia.

Bahkan, Badan Pusat Statitik (BPS) mencatat angka kebutuhan impor gandum Indonesia pada 2019 sebesar 10,69 ton, kemudian pada 2020 mencapai 10,29 ton, dan tahun 2021 naik menjadi 11,17 ton.

Dia mengatakan kalau Indonesia bisa kolaps kalau harga gandum dunia meroket seperti sekarang atau jika negara yang memproduksi gandum memutuskan menghentikan ekspornya.

"Kalau ada goncangan harga gandum dunia, kolaps lah Indonesia," tegasnya.

Sedangkan, Komisi IV DPR dari Partai PDI Perjuangan, Ono Surono, membenarkan pernyataan Andreas itu.

Dia merincikan kalau agalnya program diversifikasi pangan disebabkan tidak adanya rencana strategis pembangunan pertanian yang dibuat oleh pemerintah.

"Pemerintah harus punya blue print (cetak biru) pembangunan pertanian. Harus ada pola pembangunan berencana yang mengintegrasikan semua menjadi pegangan seluruh instansi pemerintah mulai dari pusat hingga desa," katanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement