Share

Bangkitkan Pariwisata Lokal, Gunungkidul Bakal Jadi The Next Bali

Zuhirna Wulan Dilla, Okezone · Jum'at 19 Agustus 2022 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 320 2650937 bangkitkan-pariwisata-lokal-gunungkidul-bakal-jadi-the-next-bali-dyn6eTRsRg.jpg Launching Buku Gunung Kidul The Next Bali (Foto: Okezone)

YOGYAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meresmikan salah satu wirawisata di kawasan Gunungkidul yaitu Gua Pindul.

Tempat tersebut menjadi wisata pertama yang dikembangkan BCA. Hingga kini, destinasi wisata Gunungkidul terus bermunculan karena diuntungkan dengan kombinasi kontur alam yang indah, baik pantai, pegunungan, perbukitan, maupun tradisi dan budaya masyarakat.

BCA menjadi salah satu institusi yang berperan besar dalam kebangkitan pariwisata di Gunungkidul tersebut.

Adapun upaya membangkitkan dari nol pariwisata lokal seperti di Gunungkidul menjadi The Next Bali tersebut terekam dalam sebuah buku, Gunungkidul, The Next Bali yang diluncurkan pada Jumat (19/8/2022) di Pendopo Taman Budaya Wonosari, Yogyakarta.

Komisaris Independen BCA sekaligus Penulis Buku ini Cyrillus Harinowo mengatakan potensi pariwisata di Indonesia yang beragam membutuhkan sentuhan perhatian dan kepedulian banyak pihak untuk dapat bangkit sebagai destinasi populer.

"Berkaca pada kebangkitan Gunungkidul sebagai destinasi baru, pihak swasta dan pemerintah, baik lokal maupun pusat, memiliki andil yang siginifikan pada tahap pengembangan destinasi tersebut. Kontribusi pemerintah terutama terlihat dari dukungan infrastruktur, dari permasalahan transportasi darat, laut, maupun udara, akses terhadap air bersih, listrik, hingga perizinan-perizinan," ujarnya sore ini.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia pun menjelaskan pihak swasta terlibat dalam keseluruhan proses, mulai dari transformasi mindset masyarakat lokal, persiapan dan penataan lokasi, pengembangan sumber daya manusia, pembangunan spot destinasi, hingga operasional dan promosi.

"Gunungkidul adalah masterplan yang hidup, yaitu tempat pembelajaran yang komprehensif bagi siapa saja yang ingin mengembangkan destinasi pariwisata lokal, mulai dari nol hingga dikenal luas oleh wisatawan lokal dan mancanegara. Warisan itu ada dalam buku ini, dan saya sangat berbangga karena BCA menjadi salah satu pelaku sejarah yang dominan di balik pariwisata Gunungkidul ini,” jelasnya.

Seperti yang diungkapkan dalam buku tersebut, Gunungkidul memiliki ragam kekayaan pariwisata yang unik.

Gunungkidul memiliki 50 pantai yang setiap pantainya memiliki keunikan masing-masing, baik dari sisi kontur perbukitan, lapisan karang, hingga hamparan pasir.

Kemudian, dia menambahkan Gunungkidul sangat mungkin akan terus berkembang pesat mengingat masih banyak destinasi pariwisata yang bisa dikembangkan.

"Perlu pendekatan yang lebih strategis untuk menjaga kesinambungan dan keberlanjutan pengembangan pariwisata tersebut, misalnya melalui penetapan Gunungkidul sebagai The Next Bali," bebernya.

Sebagai informasi, ada pula salah satu kontribusi BCA ini diimplementasikan dengan memberikan donasi sumur bor kepada PDAM Tirta Handayani Gunungkidul tepatnya di Desa Logandeng.

Sumur bor ini akan menjadi penyuplai air bersih selama 24 jam bagi warga di Desa Logandeng.

Sebelumnya, aliran air di desa ini terbilang memprihatinkan karena air hanya mengalir pada malam hari dan debit air kecil.

"BCA berharap melalui adanya penambahan sarana ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga akan air bersih," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini