Senggenggam selada dijual lebih dari US$ 4,5 atau setara Rp 51.300. Lebih parah lagi harga telur di sana bisa mencapai US$ 2,5 per butir atau setara Rp 28.500.
3. Afrika Selatan
Harga-harga makanan di Afrika Selatan melambung tinggi. Pemerintah mengaku kesulitan menekan harga sejumlah pangan yang naik hingga 49% dalam lima tahun.
Kurun itu, harga roti tercatat naik hingga 69%, sementara harga daging meningkat hingga 40%. Afrika Selatan benar-benar berada di tengah situasi yang sulit mengingat gaji para pekerjanya sangat jarang naik.
4. Jerman
Jerman sempat mengalami banjir yang menyebabkan harga-harga makanan melambung jauh lebih tinggi dari tempat mana pun di dunia. Harga pangan di sana tercatat naik hingga lebih dari 5% dibanding tahun lalu.
Sebungkus roti dijual dengan harga mencapai USD2,5 atau setara Rp 28.500. Sementara dua liter coca-cola dijual seharga USD4 atau setara Rp 45.600.
5. Kanada
Sebagian wilayah Kanada, penduduk harus membayar harga-harga pangan dengan sangat mahal.
Di bagian utara Kanada, harga satu kubis mencapai USD28 atau setara Rp 319.600, segalon air seharga USD104 atau setara Rp1,1 juta, dan USD64 atau setara Rp 273.900 untuk satu pound daging ayam. Tak hanya itu, harga susu juga melambung tinggi di negara tersebut.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.