Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Potensi Hutan Kota sebagai Salah Satu Sarana Forest Healing

Haliza Nurdilla , Jurnalis-Senin, 29 Agustus 2022 |14:32 WIB
Potensi Hutan Kota sebagai Salah Satu Sarana <i>Forest Healing</i>
Potensi Hutan Kota sebagai Salah Satu Sarana Forest Healing (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Hutan kota didefinisikan sebagai salah satu ruang terbuka hijau (RTH) yang terletak di dalam ruang hidup perkotaan dan memainkan banyak peran ekologis dan sosial dalam kehidupan manusia.

Fungsi ekologis meliputi pengurangan polusi, pengurangan kebisingan, penyediaan habitat hewan dan tumbuhan, dan penyediaan ruang hijau, sedangkan fungsi sosial meliputi sarana kegiatan olahraga, istirahat, rekreasi, pengalaman, dan pendidikan.

Forest healing atau terapi hutan adalah salah satu bentuk pemanfaatan sumberdaya hutan dalam meningkatkan kesehatan mental dan fisik.

BACA JUGA: Hutan Kota GBK Kembali Dibuka untuk Umum 

Banyak penelitian sebelumnya yang telah menunjukkan hubungan antara lingkungan alam dan kesehatan manusia. Demikian seperti dikutip dari buku The Effect of Forest Healing Program on the Resilience of Elderly People in Urban Forest. J. People Plants Environ, Jakarta, Senin (29/8/2022).

Tren terbaru menunjukkan minat yang meningkat pada hutan kota, karena hutan kota dilihat sebagai mekanisme untuk mendorong aktivitas fisik, memfasilitasi kohesi sosial, dan sarana pemulihan psikologis dan fisiologis.

Selain itu berbagai penelitian juga telah menunjukkan manfaat program forest healing dan pengaruhnya terhadap lingkungan hutan. Jadi bukan hanya bermanfaat untuk manusia tapi juga untuk hutan itu sendiri, karena manusia jadi lebih sadar dan peduli terhadap hutan.

Secara khusus, penting bagi kebanyakan orang yang tinggal di kota untuk memperoleh ruang hijau seperti hutan kota mengingat padatnya aktivitas di perkotaan dan maraknya pembangunan.

Di samping itu, efek penyembuhan yang diberikan kawasan hijau perkotaan memberikan manfaat kesehatan yang efektif dan juga praktis karena mudah diakses publik. Meskipun relatif lebih sedikit dibandingkan hutan alam, efek penyembuhan hutan kota telah dibuktikan dalam banyak penelitian.

Berbagai efek terapeutik hutan kota telah terbukti. Khususnya di Korea Selatan, dimana sekitar 89% penduduknya tinggal di wilayah metropolitan, sehingga diperlukan rekreasi hutan dan forest healing di hutan kota yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

Hutan kota berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lainnya, memiliki beberapa ruang dan prasarana untuk berbagai kegiatan hutan, sehingga dapat dimanfaatkan oleh penduduk kota sebagai “ruang penyembuhan”.

Ilmuwan sosial juga telah menetapkan bahwa hutan kota dan ruang hijau meningkatkan kesejahteraan mental.

Hutan kota terbukti efektif tidak hanya untuk kesehatan mental tetapi juga untuk kesehatan fisik seperti penurunan denyut nadi, tekanan darah, variabilitas denyut jantung, kegelisahan, ketegangan, depresi pada subjek paruh baya dan lanjut usia.

Haliza Nurdilla adalah aktivis Pers Mahasiswa dari Universitas Islam Riau

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement