Share

IHSG Berpotensi Terus Menguat di September 2022

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Kamis 01 September 2022 07:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 01 278 2658594 ihsg-berpotensi-terus-menguat-di-september-2022-hfAK8JchwG.jfif IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan di awal perdagangan September 2022. Di mana kemarin, IHSG ditutup menguat pada level 7.178,59 atau naik 0,27%.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal kenaikan indeks masih terbatas, yang terlihat dalam pola konsolidasi, dari candle hanging man dan closed di atas 5 day MA.

“Selama di atas support 7.021-7.064, IHSG masih berpeluang bullish. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.016 - 7.258,” kata Andri dalam risetnya, Kamis (1/9/2022).

Baca Juga: IHSG Turun 0,80% ke Level 7.102 di Sesi I

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 7.194 / 7.230 / 7.258 / 7.298, sementara level support berada di 7.155 / 7.120 / 7.105 / 7.064, dengan perkiraan range 7.120 - 7.230.

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, pada perdagangan kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,88%, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi 0,78%, sementara indeks Nasdaq juga turun sebesar 0,56%.

Baca Juga: Akhir Agustus, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.112

“Penurunan indeks terjadi karena investor mempertimbangkan upaya The Fed dalam mengatasi inflasi. Gubernur The Fed telah menyatakan komitmennya untuk mengatasi inflasi dan akan terus menaikkan suku bunga,” jelas Maxi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kemudian, bursa Asia Pafik mengalami pergerakan yang beragam (sebagian besar terkoreksi) mengikuti pergerakan bursa AS pada malam sebelumnya. Nikkei dan Shenzen Index terkoreksi, sementara BEI dan Hang Seng menguat.

BNI Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham antara lain BMRI dengan rekomendasi buy di Rp8.750 - 8.850, target di Rp8.975 / Rp9.075, stop loss di bawah Rp8.575 / Rp8.350. Kemudian saham ICBP direkomendasikan speculative buy target di Rp8.500 / Rp8.600 stop loss di bawah Rp8.025.

Investori juga dapat mencermati saham ADRO dengan strategi investasi buy di atas Rp3.540, target di Rp3.610 / Rp3.630, dan stop loss di bawah Rp3.450. Selanjutnya saham MDKA dengan strategi buy di Rp4.260-Rp4.280 target di Rp4.320/Rp4.350 stop loss di bawah Rp4.100.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini