Share

Jokowi Bertemu Presiden Filipina, RI Jalin Kerja Sama Sektor Perdagangan

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 05 September 2022 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 05 320 2661021 jokowi-bertemu-presiden-filipina-ri-jalin-kerja-sama-sektor-perdagangan-g4f8sOV3So.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyepakati beberapa kerja sama bilateral dengan Presiden Republik Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr. di berbagai sektor dalam konteks ASEAN.

"Mengenai kerjasama bilateral saya menyampaikan beberapa hal, yang pertama kita mendorong peningkatan volume perdagangan secara signifikan dibandingkan tahun lalu. Perdagangan Indonesia Filipina sudah naik hampir 50%," kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (5/9/2022).

Jokowi mengatakan bahwa Indonesia secara khusus mendorong peningkatan ekspor produk makanan dan minuman, farmasi serta produk kelapa dan rumput laut.

"Saya mengajak Filipina untuk terus mengembangkan potensi perdagangan dan juga konektivitas di wilayah perbatasan. Saya mengusulkan revitalisasi jalur Kapal ro-ro (roll on-roll off) Bitung-Davao dan membuka jalur penerbangan Manado-Davao," kata Jokowi.

Kesepakatan yang kedua, yakni terkait peningkatan intensitas kerjasama infrastruktur dan industri strategis. Jokowi mengatakan bahwa beberapa BUMN Indonesia sudah ikut serta dalam program pembangunan di Filipina. Misalnya proyek pengadaan dua kapal landing platform dock oleh PT PAL dan proyek persinyalan kereta di Manila oleh PT LEN.

"Saya berharap agar rencana pembelian pesawat NC 212i dari PT Dirgantara Indonesia dapat direalisasikan. Ke depan saya ingin semakin banyak kesempatan bagi BUMN dan perusahaan swasta Indonesia mendukung pembangunan di Filipina," kata Jokowi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kerja sama lainnya yakni penguatan perbatasan. Jokowi sepakat untuk meninjau kembali dua perjanjian pengamanan perbatasan agar terus relevan bagi masyarakat di perbatasan yaitu revised border crossing agreement dan border patrol agreement.

"Kita juga berkomitmen mempercepat perundingan delimitasi batas landas kontinen berdasarkan UNCLOS 1982," kata Jokowi.

Di bidang pertahanan dan keamanan, Jokowi mendorong penguatan kerjasama untuk keselamatan dan keamanan perairan di wilayah perbatasan. Dirinya sangat menghargai telah dilakukannya penandatanganan agreement on cooperatives activities in the field of defense and security.

"Saya senang kita telah memperbarui trilateral cooperative arrangement (TCA) antara Indonesia Filipina dan Malaysia Karena sangat penting dalam mengamankan jalur perairan dari ancaman penyanderaan dan penculikan," jelasnya.

Selain itu, Jokowi juga membahas kerjasama untuk memperkokoh ASEAN dan implementasi dari ASEAN Outlook on the Indo Pasifik. Indonesia, kata Jokowi, ingin memastikan agar ASEAN terus menjadi lokomotif stabilitas perdamaian dan kemakmuran kawasan.

"ASEAN harus mampu mengatasi berbagai tantangan ke depan dan memperkokoh penghormatan terhadap piagam ASEAN dan untuk memperkuat sentralitas ASEAN saya menggaris bawahi pentingnya implementasi ASEAN Outlook on the indopasific melalui kerjasama yang konkret dan inklusif. dalam konteks ini Indonesia akan mengadakan indo Pasifik infrastruktur forum di Tahun depan," ungkapnya.

"Saya juga mengapresiasi komitmen Filipina untuk mendukung penuh keketuaan Indonesia di Asia tahun 2023," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini