Share

Luhut Ajak Investasi di 5 Wisata Super Prioritas

Heri Purnomo, iNews · Jum'at 09 September 2022 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 09 320 2664139 luhut-ajak-investasi-di-5-wisata-super-prioritas-KTMeEuhy5u.jpg Menko Luhut Ajak Investor Investasi di Wisata Super Prioritas Indonesia. (Foto: Okezone.com/Natgeo)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak investor untuk berinvestasi di lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).

Kelima DPSP tersebut , Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Luhut mengatakan, pemerintah fokus terhadap pengembangan lima DPSP bukan hanya sebagai destinasi pariwisata unggulan tetapi juga destinasi investasi prioritas.

Baca Juga: Tiket Pulau Komodo Rp3,7 Juta Ditunda, Pelaku Wisata Ajak Turis Kembali Liburan ke Labuan Bajo

"Untuk itu kami mengundang investor untuk memanfaatkan momentum yang baik ini untuk berinvestasi pada 5 DPSP," katanya dalam sambutannya secara virtual di acara Forum Investasi 5 Destinasi Super Prioritas di Labuan Bajo, NTT pada Jumat, (9/9/2022).

Oleh sebab itu, Luhut meminta kepada Menteri Investasi untuk menjaga kepercayaan kepada investor dan mendorong kemudahan berinvestasi dengan tetap memperhatikan lingkungan dan kearifan lokal.

"Kiranya Menteri Investasi dan Kepala Daerah agar dapat memfasilitasi percepatan realisasi investasi, meningkatkan promosi investasi, dan memberikan pemberian insentif kepada para investor yang akan masuk," kata Luhut.

Baca Juga: Tiket Masuk Pulau Komodo Kembali ke Tarif Lama, Wisatawan Lokal Rp75 Ribu

Tidak hanya Menteri Investasi bersama kepala daerah, menurutnya, Luhut juga meminta kepada Menteri pariwisata untuk meningkatkan promosi pariwisata dan menyelenggarakan event secara masih.

"Kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar meningkatkan promosi pariwisata dan menyelengarakn event secara masih, melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat tata kelola destinasi," katanya.

Adapun Luhut mengatakan bahwa realisasi investasi pariwisata dan ekonomi kreatif mencapai Rp5,31 triliun pada 2020 hingga Q1-2022.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain itu, Luhut mengatakan bahwa skor Travel and Tourism Development Index Indonesia meningkat dari 4,2 ke 4,4.

Dia mengatakan saat ini ranking Indonesia mengalami peningkatan dari sebelumnya di peringkat 44 saat ini menjadi peringkat 32 mengalahkan Thailand dan Malaysia.

"Untuk pertama kalinya Indonesia berada di atas Thailand dan malaysia," kata Luhut

Luhut mengatakan dengan adanya peningkatan ranking tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi pariwisata di Indonesia untuk menyakinkan para investor untuk berinvestasi di sektor pariwisata Indonesia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini