Share

Tiket Pulau Komodo Rp3,7 Juta Ditunda, Pelaku Wisata Ajak Turis Kembali Liburan ke Labuan Bajo

Feby Novalius, Okezone · Selasa 09 Agustus 2022 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 320 2644846 tiket-pulau-komodo-rp3-7-juta-ditunda-pelaku-wisata-ajak-turis-kembali-liburan-ke-labuan-bajo-7L03KsJ02h.jfif Tiket Wisata ke Pulau Komodo Rp3,7 Juta Ditunda. (Foto: Okezone.com/Instagram)

JAKARTA - Pelaku wisata dan UMKM di Labuan Bajo kembali beraktivitas usai sebelumnya mogok kerja karena tiket masuk Pulau Komodo Rp3,7 juta. Pemberlakuan tiket tersebut akan dimulai 1 Januari 2022.

Asosiasi Traval Agent Indonesi (Astindo) Labuan Bajo mengapresiasi keputusan Pemprov NTT yang membatalkan kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo (TNK). Hal tersebut membuktikan bahwa Pemprov NTT aktif dan responsive terhadap dinamika penolakan masyarakat terkait kebijakan Kenaikan Tarif masuk TNK.

Baca Juga: Tiket Masuk Pulau Komodo Kembali ke Tarif Lama, Wisatawan Lokal Rp75 Ribu

"Selanjutnya kami merekomendasikan agar perubahan harga atau biaya masuk agar tetap mengacu ke PP No.12 tahun 2014," tutur Pekerja Pariwisata Labuan Bajo Ignasius Suradin saat dihubungi Okezone, Selasa (9/8/2022).

Astindo juga meminta Pemprov NTT untuk berhenti memproduksi isu, wacana, maupun kebijakan yang menciptakan disiinformasi, ketidakpastian, kegaduhan dan keributan di tengah masyarakat sebab pariwisata membutuhkan ketenangan dan kepastian informasi. Pasalnya sebagai destinasi pariwisata super premium, Labuan Bajo telah menjadikan pariwisata sebagai lokomotif pembangunan dan distribusi ekonomi yang merata serta membuka kesempatan kerja yang sangat luas dan membantu UMKM bertumbuh lebih cepat.

Baca Juga: 5 Fakta Dampak Tiket Pulau Komodo Rp3,7 Juta, Diprotes Turis karena Mahal

Dia mengungkapkan bahwa saat ini seluruh pekerja pariwisata dan atau pelaku UMKM kembali beraktivitas normal dan segera memberikan informasi yang tepat dan benar kepada seluruh calon-calon wisatawan maupun travel partner di seluruh dunia.

"Pemulihan ekonomi pasca Covid 19 menjadi tanggung jawab Bersama apalagi pelaku UMKM sebagai garda terdepan," ujarnya.

Dirinya menilai, wacana dan apalagi kebijakan kenaikan tarif masuk dikhawatirkan berdampak pada menurunya minat dan jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo yang merupakan salah satu destinasi pariwisata impian dalam negeri.

Dengan menurunya kunjungan wisatawan tentu berdampak pula penyerapan tenaga kerja dan distribusi ekonomi yang makin membaik 6 bulan terakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini