Share

Dana Insentif Daerah Rp3 Triliun Bisa Tekan Inflasi?

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Rabu 21 September 2022 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 320 2671947 dana-insentif-daerah-rp3-triliun-bisa-tekan-inflasi-ZDhAxdgK7X.jpg Dana insentif daerah bisa tekan inflasi (Foto: Okezone)

JAKARTA – Dana Insentif Daerah (DID) dinilai bisa menekan inflasi di daerah sebagai imbas dari kenaikan BBM. Sebagaimana diketahui. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan anggaran DID sebesar Rp3 triliun untuk 125 daerah. Dari total DID itu, akan dikucurkan sebanyak Rp1,5 triliun pada September 2022 untuk tahap pertama.

Ekonom Universitas Indonesia Telisa Falianty menilai, Dana Insentif Daerah tersebut bisa menjadi dorongan Pemerintah Daerah agar bisa mencari terobosan-terobosan untuk mengendalikan inflasi di daerahnya.

"Contohnya, bisa saja mereka untuk mengendalikan subsidi transportasi angkot, mereka bisa menyediakan angkot murah, subsidi untuk Organda, sehingga kenaikan harga tidak terlalu tinggi. Atau bisa juga menyediakan bus sekolah untuk anak anak, untuk masyarakat yang tidak mampu," terang Telisa saat berdialog di Market Review IDX Channel, Rabu (21/9/2022).

Lanjut dia mengutarakan, untuk menekan inflasi daerah Pemda juga bisa mencari terobosan dari segi pangan. Misalnya, mengembangkan lumbung-lumbung pangan di daerah supaya harga pangan dapat terjaga.

"Itu inovasi-inovasi yang kita butuhkan dari Pemerintah Daerah supaya bisa membantu inflasi nasional. Karena kita tahu inflasi nasional mendapat kontribusi dari inflasi di daerah," pungkasnya.

Sebagai informasi, saat ini harga pangan memiliki peran peran penting dalam kontribusi inflasi nasional. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan bersama kementerian terkait mengerahkan seluruh daya upaya agar inflasi pangan terkendali.

Adapun, upaya-upaya yang dipersiapkan pemerintah dalam mengendalikan inflasi pangan antara lain melalui operasi pasar, subsidi angkutan, serta optimalisasi program Gerai Maritim, Tol Laut, dan Jembatan Udara.

"Pemerintah Daerah harus peka juga untuk cek kalau harga barang pokok naik 5% harus segera ambil langkah apa. Contoh, transportnya dibayar, jadi misalnya dari Tangerang ini kalau kirim beras ke mana gitu ongkosnya dibayar. Biar harga jualnya nggak mahal," tegas Mendag beberapa waktu lalu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini