Share

Erick Thohir Pamer Utang PLN Turun Jadi Rp407 Triliun

Suparjo Ramalan, iNews · Rabu 21 September 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 320 2672296 erick-thohir-pamer-utang-pln-turun-jadi-rp407-triliun-jtC3YwETUY.JPG Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat utang PT PLN (Persero) menurun secara drastis menjadi Rp407 triliun.

Sebelumnya, perseroan mencatatkan utang produktif senilai Rp500 triliun.

Penurunan utang PLN disampaikan Erick saat melakukan rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI.

Menurutnya, penurunan jumlah utang menjadi bukti keberhasilan transformasi yang dijalankan PLN.

"Alhamdulillah, berkat, tentu dorongan dari Kementerian BUMN dan pengawasan dari Komisi VI DPR, utang PLN yang tadinya Rp500 triliun saat mulai transformasi, sekarang utang PLN sudah turun jadi Rp407 triliun," ungkap Erick, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

 BACA JUGA:PLN Bentuk 4 Subholding, Erick Thohir: Jangan Sampai Ada Hak Pegawai yang Dikurangi

PLN, lanjut Erick, melakukan percepatan pembayaran atau pelunasan utang selama 3 tahun terakhir.

Hal ini membuat pinjaman perusahaan menurun secara drastis.

Dia pun berharap penurunan utang mampu memperbaiki arus kas dan kinerja PLN kedepannya. Sehingga, perseroan bersiap menuju industri hijau.

"Ini bagian dari menyehatkan arus kas PLN," jelasnya.

Di lain sisi, Erick memastikan Penyertaan Modal Negara (PMN) tunai 2023 yang diterima PLN sebesar Rp10 triliun dialokasikan untuk pemerataan listrik di pedesaan.

Dia menilai akses mendapatkan listrik bukan hanya hak bagi masyarakat dan industri yang ada di wilayah perkotaan, melainkan juga di pedesaan.

"Inu harus dipastikan mendapat akses yang sama. Ini hak masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan akses ini, apalagi listrik sekarang sudah menjadi kebutuhan, tidak hanya bagi dunia usaha, melainkan juga untuk pendidikan, UMKM, dan juga kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini