Share

Erick Thohir: Mustahil RI Jadi Pemain Global jika Sistem Keuangan Dalam Negeri Belum Kuat

Suparjo Ramalan, iNews · Kamis 22 September 2022 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 320 2672969 erick-thohir-mustahil-ri-jadi-pemain-global-jika-sistem-keuangan-dalam-negeri-belum-kuat-J1kXmDOK3y.jpg Erick Thohir ingin sistem keuangan syariah RI kuat (Foto: Reuters)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menilai sistem keuangan syariah di dalam negeri harus kuat. Dengan begitu Indonesia bisa menjadi pemain global di sektor keuangan syariah.

Erick yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir membeberkan dua strategis utama membangun ekosistem ekonomi syariah di dalam negeri. Hal itu dia paparkan saat membuka Islamic Finance Summit 2022.

Dia mencatat dua strategi yang menjadi perhatian dan terus dijalankan diantaranya, pertama mengeluarkan aturan tentang percepatan industri atau keuangan syariah kedua, mendorong peran aktif masyarakat, khususnya kalangan pesantren baik para ulama, santripreneur, hingga muslimpreneur.

"Sebagai Ketua Umum MES, sejak awal kita bersama- sama mengarahkan supaya ekosistem ekonomi syariah ini terus bisa tumbuh dan tentunya mendekat kepada umat," ungkap Erick, Kamis (22/9/2022).

Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar, lanjut Erick, sudah seharusnya bisa mewujudkan ekosistem ekonomi syariah yang kokoh. Menurutnya cukup bagi Indonesia hanya sebatas menjadi konsumen produk halal negara lain, tapi harus menjadi produsen dan pemain global.

"Namun mustahil kita dapat menjadi pemain global jika belum berhasil memperkuat sistem keuangan syariah kita sendiri dari dalam negeri," ujarnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Erick mencontohkan merger atau penggabungan bank syariah Himbara menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) merupakan upaya transformasi dan intervensi pemerintah untuk memperkuat tatanan keuangan syariah secara nasional.

Keberadaan BSI pun diharapkan bisa membantu warga Indonesia di luar negeri. Karena itu, dia mendorong BSI melakukan ekspansi dengan membangun kantor cabang di berbagai negara.

"Agar dari penggabungan ini kapasitas bank syariah Indonesia menjadi lebih besar sehingga aktivitas keuangan pun bisa tumbuh lebih besar. BSI kini juga kini memiliki kantor representatif di luar negeri dan pada hari ini baru tentu di Dubai," tutur Erick.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini