Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani Ungkap Anggaran Kesehatan Turun Jadi Rp99,2 Triliun

Antara , Jurnalis-Senin, 26 September 2022 |17:52 WIB
Sri Mulyani Ungkap Anggaran Kesehatan Turun Jadi Rp99,2 Triliun
Sri Mulyani. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa realisasi anggaran kesehatan hingga 31 Agustus 2022 turun 29,4% menjadi Rp99,2 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp140,5 triliun.

“Anggaran kesehatan selama dua tahun berturut-turut mendominasi belanja kita, tahun ini sudah mulai mengalami normalisasi meski belanja untuk pandemi masih cukup menonjol,” katanya dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta yang dikutip Antara, Senin (26/9/2022).

 BACA JUGA:Sri Mulyani Minta 8 BUMN Ini Diberi PMN Barang Milik Negara, Siapa Saja?

Dia menyebut penurunan realisasi anggaran kesehatan terjadi karena dipengaruhi oleh perkembangan pandemi Covid-19 yang sekarang semakin menurun dibandingkan tahun lalu saat terdapat lonjakan kasus varian Delta.

Adapun untuk anggaran kesehatan terdiri dari dua komposisi yaitu penanganan Covid-19 dan reguler atau menangani masalah kesehatan di luar Covid-19.

Dari total realisasi Rp99,2 triliun per Agustus 2022 sebesar Rp35,8 triliun di antaranya untuk penanganan Covid-19 sedangkan Rp63,3 triliun untuk reguler.

Dia merinci realisasi anggaran kesehatan jika dilihat per komponen terdiri atas belanja kementerian/lembaga (K/L) Rp77,62 triliun, non K/L Rp6,55 triliun serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Rp14,99 triliun.

Kinerja belanja K/L utamanya didukung oleh Kemenkes yang sebesar Rp71 triliun untuk penyaluran PBI JKN Rp28,2 triliun bagi 94,3 juta jiwa dan penggantian klaim pelayanan pasien Covid-19 Rp23,4 triliun.

Diketahui, anggaran kesehatan yang masuk dalam belanja K/L Rp77,62 triliun meliputi Kemenkes Rp71 triliun, BPOM Rp1,2 triliun, BKKBN Rp2,1 triliun, Polri Rp1,6 triliun, Kemenhan Rp1,2 triliun dan BNPB Rp0,5 triliun.

Untuk belanja non K/L dilakukan bagi pembayaran jaminan kesehatan PNS/TNI/Polri Rp6,2 triliun serta subsidi pajak ditanggung pemerintah (DTP) kesehatan Rp197,6 miliar.

Sementara kinerja TKD utamanya untuk BOK/BOKB Rp6,6 triliun dan Dana Desa penanganan Covid-19 Rp4 triliun.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement