Share

Erick Thohir Targetkan 20 Ribu Talenta Digital di BUMN

Suparjo Ramalan, iNews · Rabu 05 Oktober 2022 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 320 2681090 erick-thohir-targetkan-20-ribu-talenta-digital-di-bumn-OlLCwspkvW.jpg Program Digital Talent BUMN. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Kementerian BUMN menargetkan 20.000 digital talent di lingkungan perusahaan negara. Hal ini menjadi program dalam mempercepat transformasi bisnis BUMN.

Kementerian BUMN pun menggandeng Forum Digital Indonesia (FORDIGI) untuk menginisiasi pengembangan kapabilitas talenta digital di lingkungan BUMN melalui kegiatan Sosialisasi Program Digital Talent BUMN dan Sharing Session Keamanan Data BUMN.

Baca Juga: 3 BUMN Karya Megap-Megap, Wamen BUMN Ungkap Penyebabnya

Deputi SDMTI Kementerian BUMN, Tedi Bharata menyampaikan keberadaan FORDIGI sangat strategis untuk mempercepat transformasi bisnis di lingkungan BUMN.

“Tanpa keterlibatan Top Level Management di lingkungan BUMN, transformasi digital tidak akan terjadi. Apalagi kalau kita bisa melakukan konsolidasi terhadap kebutuhan IT kita sehingga cost efficiency akan semakin tinggi” jelas Tedi, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga: Revenue BUMN Naik Jadi Rp2.292 Triliun, Erick Thohir: Jelas Sehat

Tedi berharap Direksi Human Capital BUMN ikut berperan aktif dalam mendorong karyawannya untuk mengikuti program Digital Talent BUMN yang akandijalankan.

Saat ini program Digital Talent BUMN memiliki tiga program utama, yaitu mengembangkan kapabilitas digital melalui platform pembelajaran, mensertifikasi dan apresiasi talenta digital BUMN, serta membentuk komunitas talenta digital di lingkungan BUMN.

Hingga 2024, program Digital Talent BUMN menargetkan sebanyak 200.000 talenta digital BUMN.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Senada, Ketua Umum FORDIGI, Fajrin menyatakan kebutuhan BUMN terhadap digital talent semakin mendesak. Ditambah meningkatnya penggunaan teknologi di perusahaan BUMN maka kapabilitas dalam menggunakan serta mengelola teknologi digital semakin dibutuhkan.

"Kalau tidak sekarang, BUMN akan terus ketinggalan dengan industri swasta yang sudah semakin cepat bertransformasi” jelas Fajrin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini