Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MRT Mau Akusisi KCI, Serikat Pekerja: Kami Akan Mogok Nasional

Clara Amelia , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |11:18 WIB
MRT Mau Akusisi KCI, Serikat Pekerja: Kami Akan Mogok Nasional
Serikat Pekerja Tolak Rencana Akuisis KCI Oleh MRT. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) menegaskan rencana akuisisi Kereta Commuter Indonesia (KCI) oleh MRT. Jika akuisisi direalisasikan, serikat pekerja menyatakan mogok kerja nasional

Ketua SPKA Edi Suryanto mengatakan, tentu serikat pekerja sangat sepakat dan setuju dengan penyatuan dan integrasi transportasi di Jabodetabek.

Baca Juga: Musim Hujan, Berikut Tips Naik KRL agar Tidak Terjadi Penumpukan

"Kami sepakat mendukung integrasi yang sudah berhasil bersama semua stakholder di Jabodetabek. Tapi kami menolak akuisisi. Sekali lagi kami mendukung intergasi, tapi menolak akuisisi," tegasnya, Senin (10/10/2022).

SPKA Jawa-Sumatera tentu sangat senang adanya kerjasama antar stakeholder yang membuat semua moda transportasi bisa terhubung satu dengan yang lainnya.

Baca Juga: Ada Perubahan Jadwal KRL Hari Ini, Awas Ketinggalan Kereta!

Namun sekali lagi, jika ada opini dan berencana akuisis dilanjutkan, seluruh SPKA siap menolak secara tegas dan akan mengancam mogok nasional secara serempat di Kerta Api Indonesia dan KCI.

Selain itu, jika ada aturan dan ketentuan yang dilarang, SPKA siap melanjutkannya ke jalur hukum.

"Sekali lagi kami mendukung integrasi menolak akuisisi. Jika dilanjutkan upaya akusisi tersebut maka kami SPKA akan melaksanakan mogok nasional," tegasnya.

Selain itu, jika ada aturan dan ketentuan yang dilarang, SPKA siap melanjutkannya ke jalur hukum.

"Sekali lagi kami mendukung integrasi menolak akuisisi. Jika dilanjutkan upaya akusisi tersebut maka kami SPKA akan melaksanakan mogok nasional," tegasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement