Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akses Air Minum Masih Minim, Wapres: Ini Alarm bagi Kita

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Senin, 17 Oktober 2022 |16:19 WIB
Akses Air Minum Masih Minim, Wapres: Ini Alarm bagi Kita
Wapres singgung minimnya akses air minum (Foto: Setwapres)
A
A
A

Di lain kesempatan, Direktur Jendela Cipta Karya Diana Kusumastuti sempat menyinggung tentang kebutuhan anggaran yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan air perpipaan. Pendanaan tersebut diharapkan bukan hanya dari APBN, namun ada peran serta swasta maupun BUMN.

"Kalau masalah pendanaan air minum itu sudah banyak sekali, tahun 2020-2024 itu total pendanaan kita sebesar Rp108 triliun," ujar Diana.

Adapun saat ini Diana menuturkan sebanyak 42,01% dari 388 PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) masih dikategorikan sakit, atau kurang produktif dalam mengalirkan air ke rumah tangga. Salah satu yang masih banyak terjadi adalah kebocoran sambungan pipa distribusi PDAM menuju meteran pipa rumah tangga (SR) hingga belum tersambungnya pipa meteran rumah tangga.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement